Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Heboh! Mahasiswa Asal Jepara Ditemukan Tewas dalam Mobil di Sleman, Diduga Keracunan Karbon Monoksida Usai Hilang Sebulan

48
×

Heboh! Mahasiswa Asal Jepara Ditemukan Tewas dalam Mobil di Sleman, Diduga Keracunan Karbon Monoksida Usai Hilang Sebulan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SLEMAN | Sentrapos.co.id – Warga Pedukuhan Pojok Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi tak bernyawa di dalam mobil, Minggu (12/4/2026).

Korban diketahui berinisial ALB (29), seorang mahasiswa asal Jepara. Ia ditemukan dalam mobil Honda BR-V yang terparkir di lahan kosong sekitar balai dusun.

Penemuan ini bermula saat warga yang tengah kerja bakti melihat kendaraan mencurigakan yang sudah lama terparkir. Saat dicek, korban ditemukan dalam posisi duduk di kursi pengemudi.

“Identitas korban ALB (29), laki-laki, mahasiswa, warga Jepara,” ujar Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, Senin (13/4/2026).


Mobil Terparkir Sejak Bulan Puasa

Dari hasil penyelidikan sementara, mobil tersebut diketahui sudah terparkir selama kurang lebih satu bulan, tepatnya sejak pertengahan Maret 2026.

Pihak keluarga menyebut korban terakhir terlihat meninggalkan rumah saudaranya di wilayah Condongcatur pada 5 Maret 2026 pagi hari.

“Berdasarkan rekaman CCTV, korban keluar sekitar pukul 07.25 WIB menggunakan mobil Honda BR-V warna sand khaki pearl,” jelas Argo.

Sejak saat itu, korban tidak pernah kembali dan tidak dapat dihubungi. Bahkan, ponsel tidak aktif dan dompet berisi identitas ditinggalkan di rumah.


Diduga Keracunan Karbon Monoksida

Hasil pemeriksaan awal dari tim Inafis dan forensik RS Bhayangkara Polda DIY tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun, ditemukan indikasi kuat bahwa korban meninggal akibat keracunan gas berbahaya di dalam mobil.

“Diduga keracunan karbon monoksida karena berada terlalu lama di ruang tertutup,” ungkap Argo.

Ciri khas berupa lebam merah cerah pada tubuh korban memperkuat dugaan tersebut. Waktu kematian diperkirakan antara 15 hingga 37 hari sebelum ditemukan.

Di dalam kendaraan, polisi juga menemukan sejumlah barang milik korban seperti ponsel Samsung, jam tangan, tas pinggang, TWS, dan botol parfum.


Keluarga Tolak Autopsi

Meski penyebab kematian belum dipastikan secara menyeluruh, pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Jenazah kemudian langsung dibawa pulang ke kampung halaman di Jepara untuk dimakamkan.


Imbauan Kepolisian

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kendaraan yang terparkir lama di tempat umum.

“Segera laporkan jika menemukan mobil mencurigakan yang terparkir lama untuk mencegah kejadian serupa,” tegas Argo. (*)


Poin Utama Berita

  • Warga Sleman temukan pria tewas di dalam mobil Honda BR-V
  • Korban ALB (29), mahasiswa asal Jepara
  • Mobil terparkir di lokasi selama sekitar satu bulan
  • Korban hilang sejak 5 Maret 2026, ponsel tak aktif
  • Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban
  • Diduga kuat meninggal akibat keracunan karbon monoksida
  • Keluarga menolak autopsi dan menerima sebagai musibah
  • Polisi imbau warga waspada kendaraan terparkir lama