Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Mahasiswa UB Tewas Jatuh dari Lantai 11 Apartemen di Malang, Polisi Dalami Pesan Terakhir Korban

56
×

Mahasiswa UB Tewas Jatuh dari Lantai 11 Apartemen di Malang, Polisi Dalami Pesan Terakhir Korban

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MALANG | Sentrapos.co.id Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya berinisial CLS (20) ditemukan tewas setelah terjatuh dari lantai 11 apartemen di kawasan Jalan Soekarno Hatta (Suhat), Kota Malang, Rabu (25/3/2026) dini hari.

Korban diketahui merupakan mahasiswa Program Studi Matematika, Fakultas MIPA UB angkatan 2025, asal Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kapolsek Lowokwaru, Anang Tri Hananta, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban datang seorang diri ke apartemen pada Selasa (24/3) sekitar pukul 17.00 WIB dan sempat melakukan check-in di kamar lantai 11.

“Korban check-in sendirian dan mendapatkan kamar di lantai 11. Dari keterangan resepsionis, tidak ada yang mencurigakan saat kedatangan,” ujar Anang saat dikonfirmasi, Rabu pagi.

Ditemukan di Sisi Selatan Apartemen

Korban ditemukan tergeletak di sisi selatan apartemen yang berbatasan dengan aliran Sungai Brantas. Kejadian pertama kali diketahui oleh penghuni lain yang mendengar suara benda jatuh cukup keras.

“Saksi mendengar suara keras, kemudian melapor ke petugas keamanan. Tidak lama setelah itu, ada teman korban datang dan mengonfirmasi identitas korban,” jelasnya.

Unggah Pesan Terakhir di Media Sosial

Polisi mengungkapkan, sebelum kejadian korban sempat mengunggah pesan di media sosial berupa ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada orang-orang terdekatnya.

Teman korban berinisial IY (20), yang satu kampus dan berasal dari daerah yang sama, mengaku sempat curiga setelah melihat unggahan tersebut. Ia pun mencari korban ke tempat kos, namun tidak menemukannya.

“Temannya sempat mencari ke kos, lalu mendapat informasi ada kejadian orang jatuh dari apartemen, dan ternyata benar itu korban,” terang Anang.

Dugaan Motif Masih Didalami

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif kejadian. Dugaan sementara mengarah pada persoalan pribadi, namun belum dapat disimpulkan secara pasti.

“Kami masih mendalami motifnya. Semua kemungkinan masih kami telusuri,” tegasnya.

Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Dr. Saiful Anwar untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga di Jakarta juga telah dihubungi oleh aparat kepolisian.

Edukasi & Kepedulian Sosial

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya kepedulian terhadap kondisi mental di lingkungan pendidikan. Dukungan dari keluarga, teman, dan institusi pendidikan sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian serupa.

Jika seseorang menunjukkan tanda-tanda tekanan emosional berat, penting untuk segera mencari bantuan profesional atau berbicara dengan orang terpercaya.