MALANG | Sentrapos.co.id — Seorang mahasiswi berinisial TA (25) dilaporkan selamat setelah diduga melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat), Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (19/1/2026) dini hari. Korban mengalami sejumlah luka dan kini menjalani perawatan medis intensif.
Peristiwa ini kembali menyoroti kerentanan kesehatan mental di kalangan mahasiswa serta urgensi penguatan upaya pencegahan di lokasi yang berulang kali menjadi titik kejadian serupa.
Kronologi Singkat dan Penanganan
Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 00.30 WIB oleh pengguna jalan yang melintas. Warga segera melaporkan ke kepolisian. Petugas Polsek Lowokwaru bersama tim medis mendatangi lokasi dan menemukan korban masih hidup.
“Saat petugas tiba, korban dalam kondisi hidup dan mengalami dugaan patah tulang pada tangan kanan,” ujar Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta.
Korban kemudian dievakuasi ke RS dr Saiful Anwar (RSSA) untuk mendapatkan perawatan. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban di Jakarta.
Catatan Kepolisian dan Evaluasi Lokasi
Berdasarkan data Polsek Lowokwaru, lima kejadian serupa tercatat sepanjang 2025 di jembatan yang sama, dengan mayoritas korban merupakan mahasiswa. Kepolisian menegaskan perlunya evaluasi berkelanjutan dan kolaborasi lintas pihak guna mencegah kejadian berulang.
Imbauan Edukatif: Kesehatan Mental dan Dukungan
Pemerhati kesehatan mental menekankan pentingnya deteksi dini, dukungan sosial, dan akses layanan profesional. Kampus, keluarga, dan lingkungan diharapkan memperkuat jejaring dukungan—mulai dari konseling, pendampingan sebaya, hingga rujukan ke tenaga kesehatan jiwa.
Catatan Redaksi: Informasi ini disajikan untuk kepentingan edukasi dan pencegahan. Jika Anda atau orang di sekitar Anda merasakan tekanan psikologis berat, segera cari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental setempat. (*)




















