MAKKAH | Sentrapos.co.id — Kabar besar datang dari Makkah. Kota suci umat Islam tersebut dipastikan akan memiliki bandara sendiri, sebagai bagian dari transformasi besar sektor transportasi dan infrastruktur di Arab Saudi.
Selama ini, jemaah haji dan umrah yang hendak menuju Makkah harus mendarat di kota terdekat seperti Jeddah atau Madinah. Namun ke depan, akses menuju pusat ibadah dunia Islam itu akan menjadi jauh lebih mudah dan efisien.
CEO Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci, Saleh Al-Rasheed, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan bandara telah mendapatkan persetujuan dan akan dibangun dengan standar global.
“Bandara ini dirancang untuk melayani jutaan jemaah dengan standar internasional,” ujar Saleh Al-Rasheed.
Terintegrasi dengan Metro dan Transportasi Modern
Tak hanya bandara, proyek ambisius ini juga mencakup pembangunan sistem Metro Makkah yang studi kelayakan dan desain awalnya telah rampung.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk meningkatkan mobilitas jemaah, terutama saat musim haji dan umrah yang padat.
“Kami juga mengembangkan sistem metro modern untuk mendukung pergerakan jemaah secara efisien,”
Selain itu, pemerintah juga telah meluncurkan layanan Makkah Taxi, kendaraan modern berbasis teknologi dengan sistem pelacakan dan pembayaran digital, termasuk penggunaan kendaraan listrik dan hybrid.
Transportasi Massal Terus Ditingkatkan
Saat ini, jaringan bus di Makkah telah berkembang pesat dengan:
- 400 unit bus
- 12 rute utama
- 430 halte
- 4 stasiun pusat
Sejak diluncurkan pada Februari 2022, layanan ini telah melayani lebih dari 185 juta penumpang dengan total 3,8 juta perjalanan.
Infrastruktur Masjidil Haram Diperluas
Pemerintah Arab Saudi juga terus meningkatkan fasilitas di sekitar Masjidil Haram guna menunjang kenyamanan ibadah.
Pengembangan tersebut meliputi:
- 60 bangunan layanan tambahan
- 32 eskalator listrik baru
“Pengembangan ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional dan keberlanjutan pelaksanaan ibadah,”
Kolaborasi dengan Sektor Swasta
Pembangunan bandara akan melibatkan kerja sama dengan sektor swasta melalui skema investasi yang terukur, tanpa mengganggu operasional bandara di kota sekitar.
Proyek ini menjadi bagian dari visi besar Arab Saudi dalam menjadikan Makkah sebagai pusat layanan ibadah berkelas dunia dengan sistem transportasi modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. (*)
Poin Utama Berita
- Makkah akan memiliki bandara sendiri untuk pertama kalinya
- Proyek telah mendapat persetujuan dan dirancang berstandar global
- Terintegrasi dengan sistem Metro Makkah
- Transportasi modern seperti Makkah Taxi mulai diterapkan
- Jaringan bus telah melayani lebih dari 185 juta penumpang
- Infrastruktur Masjidil Haram terus diperluas
- Proyek melibatkan investasi sektor swasta

















