Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
OTOMOTIF

Marc Marquez Gagal Finis di MotoGP Thailand 2026: Velg Rusak, Ducati Kehilangan Momentum di Buriram

32
×

Marc Marquez Gagal Finis di MotoGP Thailand 2026: Velg Rusak, Ducati Kehilangan Momentum di Buriram

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BURIRAM | Sentrapos.co.id – Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, harus menutup akhir pekan MotoGP Thailand 2026 tanpa kemenangan. Tampil di balapan utama yang digelar di Sirkuit Buriram, Minggu (1/3/2026), Marquez gagal finis akibat insiden teknis pada motornya.

Start dari posisi kedua, Marquez sempat menjaga ritme di belakang Marco Bezzecchi. Namun tekanan datang sejak awal lomba. Ia disalip Raul Fernandez dan Jorge Martin, sebelum kembali merebut posisi ketiga pada Lap 2 dengan menyalip Martin.

Persaingan papan depan berlangsung sengit. Pada Lap 4, Martin kembali mengambil alih posisi ketiga. Tak lama berselang, Pedro Acosta juga menyalip Marquez. Juara dunia sembilan kali itu pun melorot ke posisi kelima.


Duel Ketat Berujung Petaka

Memasuki Lap 10, Marquez kembali merapat ke Martin dan Acosta yang terlibat duel sengit memperebutkan posisi tiga. Meski kesulitan mengimbangi kecepatan Acosta, Marquez berhasil naik ke posisi keempat dan menahan tekanan dari Martin di belakangnya.

Namun petaka datang pada Lap 21. Velg ban belakang Desmosedici GP miliknya dilaporkan mengalami kerusakan hingga penyok, menyebabkan ban bermasalah dan tak memungkinkan untuk melanjutkan balapan. Marquez pun terpaksa masuk pit dan dinyatakan gagal finis (DNF).

Insiden teknis tersebut menjadi pukulan telak bagi Ducati, yang sebelumnya berpeluang mengamankan podium.


Hanya Bawa Pulang 9 Poin

Kegagalan finis membuat Marquez gagal menambah pundi-pundi poin dari balapan utama. Hingga seri Thailand, ia kini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 9 poin.

Seluruh poin tersebut diraih dari hasil finis kedua dalam Sprint Race pada Sabtu (28/2/2026). Tanpa tambahan angka dari Grand Prix, posisinya di klasemen sementara MotoGP menjadi kurang ideal dalam persaingan awal musim.

Hasil ini juga menjadi alarm bagi Ducati untuk mengevaluasi aspek teknis, terutama daya tahan komponen dalam kondisi balap yang kompetitif dan menuntut.


Evaluasi dan Tantangan Seri Berikutnya

Kegagalan di Buriram menegaskan bahwa konsistensi dan keandalan motor menjadi faktor krusial dalam perebutan gelar musim 2026. Dengan kalender balap yang masih panjang, Marquez tetap memiliki peluang bangkit, namun ia tak boleh lagi kehilangan poin akibat kendala teknis.

Seri berikutnya akan menjadi momentum penting bagi Marquez dan Ducati Lenovo Team untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai kandidat kuat juara dunia. (*)

Example 300250