Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
OTOMOTIF

Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Amerika 2026: 5 Kemenangan Beruntun, Pecahkan Rekor dan Kukuhkan Status Kandidat Juara Dunia

13
×

Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Amerika 2026: 5 Kemenangan Beruntun, Pecahkan Rekor dan Kukuhkan Status Kandidat Juara Dunia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Marco Bezzecchi tampil luar biasa dengan mendominasi MotoGP Amerika 2026 di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, Senin (30/3/2026) dini hari WIB. Rider Aprilia Racing itu memimpin balapan sejak start hingga finis, mempertegas posisinya sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini.

Sejak lampu start padam, Bezzecchi langsung melesat dan mempertahankan posisi terdepan meski mendapat tekanan dari Pedro Acosta. Namun, performa konsisten dan ritme balap yang solid membuat ‘Bez’ tak terkejar hingga garis finis.

Sementara itu, Pedro Acosta harus puas finis di posisi ketiga setelah kehilangan momentum dan disalip Jorge Martin pada Lap 14. Hasil ini sekaligus memperpanjang puasa kemenangan Acosta di kelas MotoGP.

“Bezzecchi tampil tanpa cela di COTA. Ia memimpin sejak start hingga finis dan mencetak sejarah baru di MotoGP.”

5 Kemenangan Beruntun, Samai Rekor Legenda

Kemenangan di Amerika menjadi kemenangan kelima beruntun bagi Bezzecchi. Ia kini sejajar dengan legenda MotoGP seperti Valentino Rossi (2008) dan Marc Marquez (2025) dalam catatan era modern sejak 2002.

Tak hanya itu, Bezzecchi juga menjadi pembalap Italia ketiga sepanjang sejarah GP500/MotoGP yang mampu meraih lima kemenangan beruntun, menyamai pencapaian Giacomo Agostini (1972) dan Valentino Rossi.

“Ini bukan sekadar kemenangan, tapi penegasan dominasi Bezzecchi di lintasan MotoGP musim 2026.”

Pecahkan Rekor Jorge Lorenzo

Performa impresif Bezzecchi juga tercermin dari jumlah lap yang ia pimpin. Total 121 lap beruntun yang ia catatkan berhasil mematahkan rekor sebelumnya milik Jorge Lorenzo (103 lap), menjadikannya pemimpin balapan paling dominan di era modern MotoGP.

Aprilia Makin Tangguh, Cetak Finis 1-2

Keberhasilan Jorge Martin finis di posisi kedua memastikan Aprilia Racing mencetak finis 1-2. Ini menjadi yang keempat dalam sejarah partisipasi mereka di MotoGP.

Sebelumnya, pencapaian serupa diraih di MotoGP Catalunya 2023, MotoGP Valencia 2025, MotoGP Brasil 2026, dan kini MotoGP Amerika 2026.

Catatan Pahit Pedro Acosta

Di sisi lain, hasil finis ketiga menjadi catatan kurang menyenangkan bagi Pedro Acosta. Ia kini menyamai rekor Colin Edwards sebagai pembalap dengan podium terbanyak (12 kali) tanpa satu pun kemenangan di MotoGP.

Sejak debutnya pada 2024, Acosta memang belum berhasil naik podium tertinggi, meski kerap tampil kompetitif.

“Acosta konsisten naik podium, namun kemenangan masih menjadi target yang belum terwujud.”

Dengan performa dominan dan konsistensi tinggi, Marco Bezzecchi kini semakin diperhitungkan sebagai kandidat utama juara dunia MotoGP 2026. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin ia akan mencetak sejarah baru di musim ini. (*)


Poin Utama Berita

  • Marco Bezzecchi menang dominan di MotoGP Amerika 2026
  • Raih 5 kemenangan beruntun di musim 2026
  • Samai rekor Valentino Rossi dan Marc Marquez
  • Pecahkan rekor lap terbanyak milik Jorge Lorenzo
  • Aprilia Racing cetak finis 1-2 bersama Jorge Martin
  • Pedro Acosta samai rekor podium tanpa kemenangan