Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
OTOMOTIF

Masa Depan Pecco Bagnaia Bersama Ducati Diragukan, Danilo Petrucci Beri Sorotan Kritis

68
×

Masa Depan Pecco Bagnaia Bersama Ducati Diragukan, Danilo Petrucci Beri Sorotan Kritis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Masa depan Pecco Bagnaia bersama Ducati mulai dipertanyakan menyusul performa buruknya di awal musim MotoGP 2026. Mantan pembalap Ducati, Danilo Petrucci, menyoroti situasi ini dan memberikan komentar yang cukup tajam.

Pecco Bagnaia datang ke musim 2026 dengan ekspektasi tinggi setelah tampil menjanjikan di tes pramusim, khususnya di Sirkuit Sepang, Malaysia. Namun, harapan itu sirna setelah dua seri awal yang jauh dari kata memuaskan.

Di MotoGP Thailand, pembalap Italia ini gagal menembus sesi Q2 dan finis di posisi kesembilan. Kondisi serupa terjadi di MotoGP Brasil, di mana ia memulai dari posisi ke-11, finis kedelapan di Sprint Race, dan gagal finis di balapan utama akibat kecelakaan.

“Sejujurnya, dari luar terlihat Bagnaia seperti bukan topik lagi di dalam tim. Dan itu membuat saya sangat sedih,” ujar Danilo Petrucci, mantan pembalap Ducati.

Bagnaia sendiri mengaku bingung dengan penurunan performanya. Ia merasa nyaman saat sesi latihan, namun kehilangan kecepatan di balapan. Pihak Ducati melalui Davide Tardozzi mengakui tim belum berhasil membantu Bagnaia menemukan kembali rasa percaya diri dengan motor Ducati Desmosedici GP26.

Petrucci menambahkan bahwa perubahan sikap Ducati musim ini semakin menguatkan spekulasi bahwa Bagnaia bukan lagi prioritas utama tim.

“Musim lalu mereka masih berusaha mencari solusi. Tapi sekarang, sepertinya hal itu bahkan tidak lagi dibahas. Mungkin mereka sudah membuat keputusan lain,” kata Petrucci.

Isu bahwa Ducati akan menggantikan Bagnaia pada MotoGP 2027 kian memperkuat tekanan pada pembalap yang pernah mempersembahkan dua gelar juara dunia tersebut. Kini, Pecco harus segera bangkit untuk menjaga posisi dan proyeknya bersama Ducati agar tidak berakhir terlalu dini. (*)