Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASIEKONOMI & BISNISNASIONALPERISTIWA

Mendag Pastikan Stok Bapok Aman Jelang Lebaran 2026, Harga Dipantau Ketat di 550 Pasar Rakyat

58
×

Mendag Pastikan Stok Bapok Aman Jelang Lebaran 2026, Harga Dipantau Ketat di 550 Pasar Rakyat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Pemerintah juga menjamin stabilitas harga tetap terjaga hingga Lebaran usai.

Kepastian tersebut disampaikan Budi saat melakukan pemantauan langsung harga dan pasokan bapok di Pasar Rawasari, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).

“Kita akan terus melakukan pemantauan harga sampai Lebaran agar harga dan pasokan terjamin. Masyarakat tidak perlu khawatir, pemerintah hadir menjamin stabilitas bapok,” tegas Budi Santoso.

Budi menjelaskan, pemantauan langsung ke pasar rakyat bertujuan memberikan efek psikologis positif kepada pedagang agar tidak menjual komoditas melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Pengawasan langsung ini untuk memastikan stok cukup dan harga tetap stabil sesuai ketentuan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga memastikan ketersediaan minyak goreng, termasuk produk alternatif pendamping MINYAKITA, agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dengan harga terjangkau.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada satu produk. Minyak pendamping ini memberi pilihan dengan harga tetap terjangkau,” tambahnya.

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa pemantauan harga dilakukan setiap hari melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang menjangkau 550 pasar rakyat di seluruh Indonesia.

“Jika ada kenaikan harga, kami langsung koordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, dan pemasok untuk segera menstabilkan,” jelasnya.

Harga Bapok Relatif Stabil

Di sisi lain, pedagang telur, Hendra Kurniawan, mengungkapkan bahwa kenaikan harga telur ayam ras menjelang Lebaran masih tergolong wajar.

“Kenaikan ada, tapi tipis sekitar Rp1.000. Kadang naik, kadang turun, jadi tidak signifikan,” ujarnya.

Sementara itu, pedagang sayur Samsul Bahari menyebut pasokan cabai merah tetap melimpah meski harga sedikit naik.

“Pasokan cabai banyak, hanya saja harga naik kemungkinan karena faktor cuaca seperti kemarau atau hujan berlebih,” katanya.

Berdasarkan data lapangan, sejumlah harga komoditas utama masih stabil, di antaranya:

  • Daging ayam ras: Rp40.000/kg

  • Bawang merah: Rp40.000/kg

  • Cabai merah keriting: Rp50.000/kg

  • Minyak goreng premium: Rp22.000/liter

  • Tepung terigu: Rp12.000/kg

Kondisi ini menunjukkan stabilitas pasokan dan harga masih terjaga menjelang puncak permintaan Lebaran.

Pemerintah pun memastikan akan terus memperketat pengawasan pasar guna mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar serta menjaga daya beli masyarakat. (*)