Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASI & PEMERINTAHANEKONOMI & BISNISNASIONAL

Menkeu Purbaya: Ekonomi Indonesia Kuat, PMI Manufaktur 53,8 Tertinggi dalam Beberapa Tahun

86
×

Menkeu Purbaya: Ekonomi Indonesia Kuat, PMI Manufaktur 53,8 Tertinggi dalam Beberapa Tahun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam fase yang kuat, terutama dari sisi produksi atau supply side. Hal tersebut tercermin dari kinerja sektor manufaktur yang menunjukkan ekspansi signifikan.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Jumat (13/3/2026), Purbaya menyampaikan bahwa Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Februari 2026 mencapai 53,8, yang menjadi salah satu level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau kita lihat dari sisi supply, ekonomi kita dalam keadaan yang amat baik. PMI bulan Februari itu levelnya 53,8, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Artinya ada perbaikan yang kuat di sektor manufaktur,” ujar Purbaya.

Menurutnya, data PMI merupakan indikator independen yang menunjukkan aktivitas produksi sektor industri mengalami ekspansi yang kuat.

Inflasi Tetap Terkendali

Purbaya juga menyoroti perkembangan inflasi pada Februari 2026 yang tercatat 4,64 persen secara headline. Namun ia menjelaskan angka tersebut dipengaruhi oleh faktor teknis, terutama kebijakan subsidi listrik pada awal tahun sebelumnya.

Jika faktor tersebut dikeluarkan dari perhitungan, tingkat inflasi sebenarnya berada di sekitar 2,59 persen.

“Artinya ekonomi kita masih aman untuk tumbuh lebih cepat dan belum dalam kondisi overheating,” jelasnya.

Indikator Ekonomi Tunjukkan Tren Positif

Selain PMI, sejumlah indikator ekonomi lainnya juga menunjukkan tren positif. Salah satunya adalah Mandiri Spending Index (MSI) yang mencapai 360,7 dan terus menunjukkan peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat.

Sektor otomotif juga mengalami pemulihan signifikan. Penjualan mobil pada Februari 2026 tercatat tumbuh 12,2 persen secara tahunan.

“Ini menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat,” kata Purbaya.

Di sisi lain, penjualan ritel nasional tercatat tumbuh 6,9 persen, sementara Indeks Kepercayaan Konsumen berada di level 125,2, yang mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi.

Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Menkeu Purbaya menilai berbagai indikator tersebut membuktikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, meskipun di ruang publik muncul berbagai narasi pesimistis mengenai kondisi ekonomi.

“Banyak yang bilang ekonomi kita resesi, bahkan di media sosial. Padahal kalau kita lihat datanya, PMI naik, penjualan mobil naik, penjualan ritel naik, dan kepercayaan konsumen juga tinggi,” tegasnya.

Example 300250