MANCHESTER | Sentrapos.co.id – Michael Carrick menjalani periode awal yang nyaris tanpa cela sejak kembali ke kursi pelatih kepala Manchester United pada Januari 2026. Rentetan kemenangan yang diraih Setan Merah dalam beberapa pekan terakhir sukses mengubah atmosfer Old Trafford menjadi kembali angker bagi lawan.
Kemenangan 2-1 atas Crystal Palace, Minggu (1/3/2026), menjadi penegasan terbaru kebangkitan tersebut. Hasil ini membuat United meraih enam kemenangan dari tujuh pertandingan liga sejak Carrick menggantikan Ruben Amorim.
Lebih dari sekadar tiga poin, performa konsisten di kandang membangkitkan kembali optimisme suporter. Old Trafford perlahan kembali menjadi benteng kokoh dalam persaingan papan atas Premier League.
Rekor Kandang: Carrick Samai Frank O’Farrell
Kemenangan atas Palace memastikan Carrick menyapu bersih lima laga liga kandang pertamanya sebagai pelatih kepala United. Catatan impresif ini membuatnya sejajar dengan Frank O’Farrell yang menorehkan rekor serupa pada 1971.
Hingga kini, hanya O’Farrell yang pernah melampaui capaian tersebut dengan enam kemenangan kandang beruntun di awal masa jabatannya. Carrick berpeluang menyamai bahkan melampaui rekor itu saat United menjamu Aston Villa pada 15 Maret mendatang.
Laga kontra Palace juga memperlihatkan karakter tim yang semakin matang. Sempat tertinggal lebih dulu, United mampu menjaga ketenangan dan membalikkan keadaan—sebuah mentalitas juara yang mulai terbentuk kembali.
Detail Laga: VAR dan Titik Balik Pertandingan
Palace membuka keunggulan lewat gol cepat Maxence Lacroix. Namun momentum berubah drastis di awal babak kedua ketika Lacroix diganjar kartu merah usai melanggar Matheus Cunha sebagai pemain terakhir.
Wasit menunjuk titik putih, dan kapten Bruno Fernandes mengeksekusi penalti dengan tenang. Tak berhenti di situ, Fernandes juga menjadi kreator gol kemenangan melalui assist matang kepada Benjamin Sesko.
Kemenangan ini menegaskan efektivitas United dalam memanfaatkan momentum dan keunggulan jumlah pemain, sekaligus menunjukkan peningkatan organisasi permainan di bawah Carrick.
Start Liga Terbaik dalam Sejarah Klub
Secara keseluruhan, Carrick telah mengumpulkan 23 poin dari sembilan pertandingan Liga Inggris sebagai pelatih United, termasuk dari dua periode kepemimpinannya. Catatan ini menjadi start terbaik bersama dalam sejarah kompetisi, sejajar dengan capaian Ange Postecoglou saat menangani Tottenham Hotspur.
Dibandingkan para pendahulunya, torehan Carrick tampak menonjol.
-
Sir Alex Ferguson dan Ole Gunnar Solskjaer sama-sama mencatat tiga kemenangan dari lima laga kandang awal.
-
Erik ten Hag meraih tiga menang, satu imbang, dan satu kalah.
-
Amorim hanya membukukan dua kemenangan dari lima laga awalnya.
Statistik tersebut mempertegas bahwa kebangkitan United saat ini bukan sekadar momentum sesaat, melainkan indikasi perubahan struktural dan psikologis yang signifikan.
Jalan ke Depan: Ujian Konsistensi
Rentetan kemenangan kandang sebelumnya atas Manchester City, Fulham, dan Tottenham turut mengangkat posisi United ke jalur persaingan empat besar. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi menghadapi Aston Villa, disusul laga kandang melawan Leeds United, Brentford, Liverpool, dan Nottingham Forest.
Jika tren positif berlanjut, Carrick bukan hanya menyamai rekor sejarah, tetapi juga membuka peluang nyata membawa United kembali menjadi penantang serius gelar Liga Inggris musim ini. (*)




















