Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
SHOWBIZ

Momen Haru Orang Tua Vidi Aldiano: Mimpi Dipeluk Sang Putra hingga Lautan Bunga di Makam

57
×

Momen Haru Orang Tua Vidi Aldiano: Mimpi Dipeluk Sang Putra hingga Lautan Bunga di Makam

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Duka mendalam masih dirasakan keluarga almarhum Vidi Aldiano. Orang tua Vidi, Harry Kiss dan Besbarini, membagikan momen haru yang mereka alami setelah kepergian sang putra tercinta.

Sang ibu, Besbarini, mengungkapkan sempat memimpikan Vidi dalam suasana yang begitu nyata. Dalam mimpinya, Vidi terlihat kembali tampil di atas panggung seperti semasa hidupnya.

“Saya pernah, akhirnya sekali. Pengen sekali dimimpikan. Dalam mimpi itu, Vidi datang ke panggung, dan saya menonton dari belakang seperti biasa,” ujar Besbarini di TPU Tanah Kusir, Selasa (24/3/2026).

Pelukan Tanpa Kata yang Mengobati Rindu

Dalam mimpi tersebut, Vidi mendekati ibunya dan memeluknya tanpa sepatah kata pun. Momen sederhana itu justru meninggalkan kesan mendalam dan menghadirkan rasa lega.

“Dia datang, terus peluk saya. Sudah, gitu saja. Tapi rasanya lega. Saya sampaikan rasa kangen saya,” ungkapnya.

Besbarini menuturkan, pelukan tersebut terasa sangat nyata, mengingatkan pada kebiasaan Vidi semasa hidup.

“Memang Vidi kalau habis nyanyi suka peluk saya. Dia tahu saya cuma butuh pelukan,” tambahnya.

Ayah Sebut Mimpi Jadi Tanda Kehadiran

Sementara itu, sang ayah, Harry Kiss, menilai mimpi tersebut bisa menjadi bentuk “sapaan” dari sang anak. Ia mengaitkan pengalaman itu dengan kepercayaan yang berkembang di masyarakat.

“Kalau didatangi tapi tidak berbicara, itu biasanya dianggap benar. Kalau bicara macam-macam, justru bukan,” jelasnya.

Menurutnya, momen pelukan dalam mimpi itu bisa dimaknai sebagai kehadiran Vidi yang ingin menguatkan keluarga.

Makam Dipenuhi Bunga, Bukti Cinta dari Penggemar

Di sisi lain, Harry juga mengungkapkan banyaknya bunga yang ditaburkan di makam Vidi setiap hari. Bahkan, petugas makam harus membersihkan bunga hingga dua karung setiap sore.

“Saking banyaknya yang kirim bunga, bisa sampai dua karung setiap hari,” ujarnya.

Namun, ia menjelaskan bahwa pembersihan dilakukan agar rumput di area makam dapat tumbuh dengan baik.

Imbauan untuk Pelayat

Keluarga pun mengimbau para pelayat untuk menyertakan identitas pada bunga yang dikirimkan agar dapat diketahui asalnya.

“Kalau kirim bunga, sebaiknya ada tangkai dan nama. Kemarin ada kirim anggrek bagus, tapi tidak tahu dari siapa,” tutupnya.

Edukasi: Mengelola Duka dan Rasa Kehilangan

Kehilangan orang tercinta merupakan proses emosional yang mendalam. Momen seperti mimpi atau kenangan sering menjadi bagian dari proses penyembuhan (healing) secara psikologis.

Dukungan keluarga, lingkungan, dan waktu menjadi faktor penting dalam membantu seseorang melewati masa berduka. (*)