Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASIPENDIDIKAN & KESEHATAN

Mudik Asyik Baca Buku 2026 Digelar di 9 Titik Transportasi, 24.000 Buku Gratis Dibagikan untuk Anak Pemudik

92
×

Mudik Asyik Baca Buku 2026 Digelar di 9 Titik Transportasi, 24.000 Buku Gratis Dibagikan untuk Anak Pemudik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Dalam upaya meningkatkan budaya literasi masyarakat sekaligus mendukung Gerakan Literasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa kembali menggelar program Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2026.

Program ini menghadirkan kegiatan literasi sebagai alternatif aktivitas edukatif bagi pemudik, khususnya anak-anak, selama perjalanan mudik Lebaran 2026.

Kegiatan MABB 2026 berlangsung pada 16–17 Maret 2026 di sembilan titik keberangkatan mudik yang tersebar di wilayah DKI Jakarta dan Banten.

Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Dorong Budaya Literasi Saat Mudik

Dalam sambutannya, Abdul Muti menekankan pentingnya membangun budaya membaca sejak dini, termasuk memanfaatkan momentum perjalanan mudik sebagai sarana edukasi bagi anak-anak.

“Kami ingin mengajak keluarga Indonesia menjadikan buku sebagai teman perjalanan yang menyenangkan. Anak-anak perlu mengenal bahwa membaca bisa dilakukan di mana saja, termasuk di perjalanan mudik,” ujar Abdul Muti.

Ia menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca secara teknis, melainkan fondasi penting dalam membangun kualitas generasi masa depan.

“Gerakan literasi tidak boleh berhenti di sekolah. Ruang publik harus menjadi bagian dari ekosistem baca, dan MABB adalah salah satu cara kita menghadirkannya,” tambahnya.

24.000 Buku Disediakan untuk Anak Pemudik

Dalam pelaksanaan program ini, Badan Bahasa menyediakan sekitar 24.000 buku bacaan bermutu yang didistribusikan ke sembilan lokasi kegiatan.

Setiap titik keberangkatan mendapatkan sekitar 2.600 buku bacaan yang dapat dibaca langsung di lokasi maupun dibawa pulang oleh anak-anak.

Buku yang disediakan merupakan bacaan edukatif dan menarik bagi anak usia sekolah, sehingga dapat menjadi hiburan positif selama perjalanan mudik.

Digelar di Stasiun, Terminal, Bandara dan Pelabuhan

Program Mudik Asyik Baca Buku 2026 dilaksanakan di sembilan lokasi transportasi utama, yaitu: