SITUBONDO | Sentrapos.co.id — Arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, pada H-11 Lebaran 2026. Ratusan pemudik memadati pelabuhan tersebut untuk menyeberang menuju sejumlah kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, Senin malam.
Lonjakan penumpang terlihat pada keberangkatan KMP Dharma Kartika yang melayani rute Jangkar–Raas, dengan membawa ratusan pemudik yang seluruhnya berhasil terangkut.
Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang yang membawahi Pelabuhan Jangkar, Slamet Santoso, mengatakan jumlah pemudik terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.
“Malam ini ada keberangkatan kapal feri KMP Dharma Kartika rute Jangkar–Raas yang membawa ratusan penumpang, dan alhamdulillah semuanya terangkut,” ujar Slamet Santoso di Situbondo, Senin (10/3/2026).
Tiga Kapal Feri Layani Mudik ke Kepulauan Sumenep
Pada masa angkutan Lebaran 2026, rute penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar menuju sejumlah pulau di Kabupaten Sumenep dilayani oleh tiga kapal feri utama, yaitu:
-
KMP Munggiyango Hulalo
-
KMP Wicitra Dharma I
-
KMP Dharma Kartika
Ketiga kapal tersebut melayani penumpang dengan tujuan Pulau Raas, Sapudi, Kalianget, hingga Kangean.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat mudik, pihak ASDP juga telah menyiapkan jadwal pelayaran tambahan.
“Tiga kapal feri yang melayani pemudik menuju beberapa kepulauan di Madura juga menambah perjalanan ekstra untuk mengurai kepadatan pemudik di Pelabuhan Jangkar,” jelas Slamet.
Pemudik Pilih Berangkat Lebih Awal
Sejumlah pemudik mengaku memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari lonjakan penumpang menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Salah satu pemudik tujuan Pulau Raas, Suliatun, mengatakan dirinya bersama keluarga memilih mudik lebih awal karena khawatir kepadatan akan meningkat mendekati Lebaran.
“Saya bersama keluarga dari Bali tiba di Pelabuhan Jangkar pada Minggu, dan malam ini akhirnya bisa menyeberang,” kata Suliatun.
Pihak ASDP memastikan akan terus memantau arus penumpang dan menyesuaikan jadwal pelayaran guna menjaga kelancaran arus mudik menuju kepulauan di wilayah Madura. (*)




















