Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASIPERISTIWA

Mudik Lebaran 2026 Lebih Nyaman! Kementerian PU Siapkan 189 SPKLU di Rest Area Tol Jawa–Sumatra

28
×

Mudik Lebaran 2026 Lebih Nyaman! Kementerian PU Siapkan 189 SPKLU di Rest Area Tol Jawa–Sumatra

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan sebanyak 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di berbagai rest area jalan tol guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemudik pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan jarak jauh dengan aman, nyaman, dan efisien, sekaligus mendorong percepatan penggunaan transportasi ramah lingkungan di Indonesia.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa kesiapan mudik tidak hanya bergantung pada kondisi jalan, tetapi juga kelengkapan fasilitas pendukung di sepanjang jalur perjalanan.

“Kami memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional, termasuk jalan tol dalam kondisi laik dilalui. Namun, yang tak kalah penting adalah kesiapan sarana pendukung seperti rest area sebagai titik krusial bagi pemudik untuk beristirahat,” ujar Dody dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Sebaran SPKLU tersebut mencakup ruas tol strategis di Pulau Jawa dan Sumatra yang menjadi jalur utama arus mudik nasional.

Di Pulau Jawa, tersedia 152 unit SPKLU di 73 rest area, mulai dari ruas Tol Tangerang–Merak hingga Tol Pandaan–Malang. Sementara itu, di Pulau Sumatra disiapkan 37 unit SPKLU di 27 titik rest area, yang membentang dari Tol Bakauheni hingga Tol Pekanbaru–Dumai.

Selain fasilitas pengisian daya kendaraan listrik, rest area juga dilengkapi berbagai sarana pendukung lainnya seperti SPBU, toilet, tempat ibadah, hingga pusat kuliner untuk menunjang kenyamanan pemudik.

Tak hanya itu, Kementerian PU juga menyiapkan 15 rest area fungsional tambahan yang dapat digunakan secara situasional guna mengurai kepadatan kendaraan selama puncak arus mudik.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran perjalanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik.

Pemerintah optimistis, dengan infrastruktur yang semakin lengkap, kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik akan terus meningkat.

Langkah strategis ini sekaligus menjadi bagian dari upaya percepatan transisi menuju transportasi berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia. (*)