Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
PERISTIWATEKNO & GAME

Mulai 28 Maret 2026! Roblox Batasi Akses Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Respons dan Aturan Baru Komdigi

53
×

Mulai 28 Maret 2026! Roblox Batasi Akses Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Respons dan Aturan Baru Komdigi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Platform game global Roblox menyatakan komitmennya untuk mematuhi kebijakan pemerintah Indonesia terkait pembatasan akses digital bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Langkah ini menyusul diterbitkannya Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai turunan dari PP Nomor 17 Tahun 2025 atau dikenal sebagai PP Tunas.

Kebijakan tersebut akan mulai berlaku efektif pada 28 Maret 2026 dan menempatkan Roblox sebagai salah satu platform dalam pengawasan ketat pemerintah.

Roblox Siapkan Fitur Pembatasan Baru

Manajemen Roblox menegaskan pihaknya akan menyesuaikan sistem dengan aturan lokal Indonesia, termasuk memperketat kontrol konten dan komunikasi pengguna.

“Roblox berkomitmen untuk menerapkan solusi yang memenuhi persyaratan lokal sebagai tambahan terhadap perlindungan yang sudah ada,” tulis manajemen dalam pernyataan resmi, Rabu (25/3/2026).

Selain itu, Roblox juga akan meningkatkan pengawasan interaksi daring serta melakukan penilaian risiko secara berkala untuk memastikan keamanan pengguna, khususnya anak-anak.

Kolaborasi dengan Pemerintah Indonesia

Roblox menyatakan menghormati kepemimpinan Kementerian Komunikasi dan Digital dalam menciptakan ruang digital yang aman.

Langkah ini juga merupakan kelanjutan dari implementasi sistem klasifikasi usia Indonesia Game Rating System (IGRS) yang telah diterapkan sejak awal 2026.

Pemerintah Tegaskan Batas Usia 16 Tahun

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa penetapan batas usia 16 tahun bukan keputusan sepihak.

“Usia yang dinilai paling tepat untuk mulai mengakses media sosial adalah sekitar 16 tahun,” tegas Meutya.

Menurutnya, kebijakan ini telah melalui kajian panjang bersama para ahli psikologi dan pemerhati tumbuh kembang anak.

Banyak Platform Terdampak

Selain Roblox, sejumlah platform digital lain juga akan terdampak kebijakan ini, seperti:

Pemerintah akan melakukan penyisiran terhadap akun yang teridentifikasi dimiliki oleh pengguna di bawah usia tersebut.

Fokus pada Perlindungan Anak

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bukan melarang anak mengakses internet, melainkan membatasi akses pada platform dengan interaksi sosial tinggi yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis.

Kebijakan ini juga mewajibkan seluruh penyelenggara sistem elektronik untuk menyesuaikan teknologi mereka demi menciptakan ekosistem digital yang sehat.

Edukasi: Pentingnya Literasi Digital Sejak Dini

Pembatasan ini menjadi momentum penting bagi orang tua dan pendidik untuk meningkatkan literasi digital anak.

Pendampingan dalam penggunaan teknologi dinilai krusial agar anak mampu memahami risiko, menjaga privasi, dan menggunakan internet secara bijak. (*)