Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASIPERISTIWA

Mutasi Besar Pemkot Surabaya! Eri Cahyadi Rotasi 70 Pejabat, Tegaskan Loyalitas Hanya untuk Rakyat

39
×

Mutasi Besar Pemkot Surabaya! Eri Cahyadi Rotasi 70 Pejabat, Tegaskan Loyalitas Hanya untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran terhadap pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Kamis (2/4/2026). Sebanyak sekitar 70 pejabat terdampak, termasuk tujuh pejabat eselon II yang dilantik dan digeser jabatannya.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi penyegaran organisasi sekaligus percepatan kinerja perangkat daerah agar program pemerintah berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Ini ada sekitar 70 pejabat. Eselon II-nya 7, tapi totalnya 70. Perubahan ini juga sebagai persiapan yang mendekati masa pensiun, jadi diputar,” ujar Eri.

Menurutnya, rotasi jabatan dilakukan untuk mencocokkan kompetensi pejabat dengan kebutuhan organisasi, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kinerja itu kita cocokkan dengan kemampuan yang dia punya. Kita membutuhkan percepatan-percepatan,” tegasnya.

Lebih jauh, Eri menekankan pentingnya loyalitas tunggal para pejabat kepada masyarakat, bukan kepada individu atau jabatan tertentu.

“Tidak ada matahari kembar di Surabaya. Loyalitas hanya satu, kepada masyarakat Surabaya,” tegasnya.

Evaluasi Kinerja dan Dampak Rotasi

Salah satu sorotan dalam mutasi ini adalah pergeseran Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dedik Irianto, yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan. Posisi Kepala DLH saat ini diisi oleh pelaksana tugas (Plt) hingga dilakukan seleksi terbuka.

Eri tidak menampik bahwa rotasi tersebut berkaitan dengan evaluasi kinerja, khususnya terkait penataan Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang dinilai belum optimal.

“Ada yang sudah saya perintahkan satu tahun lalu, tapi belum berjalan. Ini evaluasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa evaluasi terhadap kepala OPD dilakukan rutin setiap bulan. Jika target tidak tercapai, maka rotasi atau pergantian bisa dilakukan sewaktu-waktu.

“Kalau kinerjanya tidak tercapai, ya diganti,” katanya lugas.

Tegaskan Budaya Kerja Efektif

Eri juga mengingatkan seluruh pejabat agar fokus pada kerja nyata dan tidak membuang waktu pada hal yang tidak produktif.

“Kerjone gak kakehan teori, gak kakehan ngomong. Harus ada hasil nyata untuk masyarakat,” tandasnya.

Daftar 7 Pejabat Eselon II yang Dilantik

Berikut pejabat yang dilantik dalam mutasi tersebut:

  • Eddy Christijanto – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
  • dr. Billy Daniel Messakh – Kepala Dinas Kesehatan
  • Maria Theresia Ekawati Rahayu – Kepala Bappeda
  • Irvan Wahyudrajat – Kepala Dispendukcapil
  • Nanik Sukristina – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
  • Antiek Sugiharti – Kepala Dinas Sosial
  • Dedik Irianto – Staf Ahli Wali Kota

Selain itu, Pemkot Surabaya juga merotasi pejabat struktural lainnya, termasuk camat, lurah, dan kepala bidang, sebagai bagian dari penguatan organisasi.

Langkah ini juga berkaitan dengan evaluasi lapangan sehari sebelumnya, saat Wali Kota meninjau langsung kondisi TPS di beberapa titik seperti TPS Rangkah dan TPS Simpang Dukuh yang dinilai belum tertata dengan baik. (*)


Poin Utama Berita

  • Pemkot Surabaya mutasi sekitar 70 pejabat, termasuk 7 eselon II
  • Rotasi dilakukan untuk percepatan kinerja dan penyegaran organisasi
  • Wali Kota tegaskan loyalitas pejabat hanya untuk masyarakat
  • Pergeseran Kepala DLH terkait evaluasi kinerja TPS
  • Evaluasi OPD dilakukan rutin setiap bulan, kinerja buruk bisa langsung diganti
  • Fokus Pemkot: kerja cepat, efektif, dan berdampak nyata