JAKARTA | Sentrapos.co.id — Dunia dikejutkan oleh keberhasilan US Navy SEAL dalam menyelamatkan pilot F-15E yang jatuh di wilayah Iran pekan lalu. Presiden Donald Trump menyebut operasi ini sebagai salah satu misi penyelamatan paling berani dalam sejarah, berhasil mengelabui radar dan pertahanan anti-pesawat Teheran.
Menurut laporan The New York Times, misi tersebut melibatkan Pasukan Komando Navy SEAL Team 6, pesawat angkut, dan dukungan intelijen dari CIA. Tim elit AS berhasil masuk ke wilayah pegunungan Iran, mendaki bukit setinggi 7.000 kaki, dan mengevakuasi pilot yang terluka ke lokasi aman.
“Penyelamatan itu adalah mukjizat Paskah. Musuh besar dan ganas, tapi penyelamatnya brilian, kuat, tegas, dan tenang,” ujar Trump, memuji keberhasilan operasi tanpa korban berat.
Operasi penuh risiko ini sempat menghadapi kendala serius. Dua pesawat MC-130 yang membawa 100 pasukan elit mengalami kerusakan mekanis, sehingga terancam terjebak di wilayah Iran. Namun, komandan pasukan khusus segera mengerahkan pesawat tambahan untuk evakuasi bertahap. Pesawat tempur AS juga menjatuhkan bom dan menembaki konvoi Iran untuk membuka jalur penyelamatan.
Pilot F-15 tersebut dilengkapi pistol, alat pelacak, dan perangkat komunikasi aman, yang memungkinkan koordinasi langsung dengan tim penyelamat. Sebelumnya, awak ini berhasil bertahan lebih dari satu hari di hutan, menghindari pasukan Iran.
“Biasanya hal ini dianggap mustahil. Militer AS begitu hebat dan tak tertandingi,” tambah Trump.
Navy SEAL, dibentuk pada 1962, dikenal dengan latihan ekstrem ‘Hell Week’ yang memungkinkan mereka beroperasi di lingkungan paling berisiko. Tim ini telah terlibat dalam hampir semua konflik besar AS selama delapan dekade terakhir, menegaskan reputasi sebagai pasukan elit global. (*)
Poin Utama Berita
- Navy SEAL AS selamatkan pilot F-15 yang jatuh di Iran
- Operasi melibatkan Team 6, 170 pesawat, 200 pasukan, dan dukungan CIA
- Pilot bertahan satu hari di hutan sebelum dievakuasi
- Dua pesawat MC-130 mengalami kerusakan, evakuasi dilakukan bertahap
- Pesawat tempur AS menembaki konvoi Iran untuk membuka jalur
- Trump puji keberhasilan misi sebagai “mukjizat Paskah”
- Navy SEAL dikenal dengan pelatihan ekstrem ‘Hell Week’ dan operasi berisiko tinggi

















