JAKARTA | Sentrapos.co.id – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali menjadi sorotan setelah mengunggah video terbaru di tengah kontroversi dugaan manipulasi kecerdasan buatan (AI) pada rekaman sebelumnya yang viral di media sosial.
Video terbaru yang diunggah melalui platform X itu memperlihatkan Netanyahu berjalan santai di Yerusalem, menyapa warga, hingga berinteraksi secara langsung. Dalam momen tersebut, ia tampak sengaja menunjukkan kedua tangannya, seolah menanggapi isu viral yang menyebut dirinya memiliki enam jari akibat rekayasa AI.
Kontroversi ini bermula ketika chatbot Grok—yang dikembangkan oleh Elon Musk—menandai salah satu video Netanyahu sebagai hasil kecerdasan buatan. Publik kemudian menyoroti kejanggalan visual, terutama pada bagian tangan yang terlihat tidak wajar.
Dalam video terbarunya, Netanyahu terlihat berbincang santai dengan warga, bahkan sempat memperhatikan seekor anjing milik warga setempat.
“Indah sekali. Terima kasih banyak. Mari kita nikmati matahari,” ujar Netanyahu dalam video tersebut.
Ia juga menanyakan jenis anjing yang ditemui, yang kemudian dijawab sebagai ras Canaanite-Israeli, anjing nasional Israel.
Meski suasana tampak santai, Netanyahu tetap menyinggung kondisi keamanan di wilayah tersebut.
“Bagus juga untuk keluar sebentar. Ini baik untuk kalian semua. Kalian keluar untuk mencari udara segar? Tentu saja, selama ada tempat perlindungan di dekat sini,” katanya.
Seorang warga memastikan lokasi aman tersedia, yang langsung direspons Netanyahu dengan optimisme.
“Itu yang paling penting. Militer Israel akan menang, dan kita akan melindungi diri kita sendiri.”
Namun demikian, video tersebut belum sepenuhnya meredam spekulasi publik. Sejumlah netizen kembali mempertanyakan keasliannya, terutama karena adanya detail mencurigakan seperti cincin di jari yang terlihat hilang saat tangan bergerak.
Sebelumnya, Netanyahu juga sempat membantah berbagai rumor yang beredar, termasuk isu kematiannya. Ia mengunggah video saat memesan kopi di sebuah kafe di perbukitan Yerusalem.
Dalam video tersebut, ia melontarkan candaan yang langsung menjadi perhatian publik.
“Saya sudah mati… untuk kopi.”
Ungkapan tersebut dalam bahasa Ibrani memiliki arti kiasan, yakni sangat menyukai sesuatu.
Pada rekaman yang sama, Netanyahu bahkan secara eksplisit menunjukkan kedua tangannya ke arah kamera.
“Mau menghitung jari saya? Bisa dilihat di sini dan di sini. Lihat?”
Gestur ini dinilai sebagai respons langsung terhadap rumor viral terkait jumlah jarinya dalam video sebelumnya.
Isu mengenai keberadaan Netanyahu, termasuk spekulasi bahwa dirinya telah tewas, muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dilaporkan semakin memanas dalam beberapa waktu terakhir.
Situasi tersebut memperkuat persepsi publik terhadap berbagai informasi yang beredar, termasuk video viral yang kini menjadi perdebatan antara realitas dan manipulasi teknologi AI. (*)




















