Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWA

Nyepi 2026 Bertepatan Ramadan, Menag Ajak Perkuat Persaudaraan: Momentum Harmoni Lintas Iman

61
×

Nyepi 2026 Bertepatan Ramadan, Menag Ajak Perkuat Persaudaraan: Momentum Harmoni Lintas Iman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan merawat harmoni di tengah keberagaman Indonesia.

Seruan tersebut disampaikan Menag dalam suasana istimewa, di mana perayaan Nyepi tahun ini berdekatan dengan bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

“Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan Selamat Hari Suci Nyepi. Momentum ini mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dalam keberagaman,” ujar Menag.


Nyepi & Ramadan: Simbol Persatuan Lintas Iman

Menag menilai berdekatananya Nyepi dengan Ramadan bukan sekadar kebetulan, melainkan simbol kuat kebersamaan antarumat beragama di Indonesia.

Ia menegaskan konsep Vasudhaiva Kutumbakam atau “Satu Bumi, Satu Keluarga” sebagai nilai universal yang relevan dalam kehidupan berbangsa.

“Perbedaan bukan sekat, melainkan kekuatan untuk mempererat persaudaraan,” tegasnya.


Makna Catur Brata Penyepian

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga mengulas makna filosofis dari Catur Brata Penyepian yang dijalankan umat Hindu saat Nyepi.

  • Amati Geni: Menahan hawa nafsu, amarah, dan ego

  • Amati Karya: Berhenti dari aktivitas untuk introspeksi diri

  • Amati Lelungan: Tidak bepergian, memberi ruang bagi alam

  • Amati Lelanguan: Menghindari hiburan untuk kejernihan batin

Nilai-nilai tersebut dinilai relevan bagi seluruh masyarakat sebagai refleksi diri dan penguatan spiritual.

“Nyepi adalah momen memberi jeda bagi alam dan diri. Ketika kita memuliakan alam, maka alam akan memuliakan kita,” jelasnya.


Dorong Kerukunan dan Kohesi Sosial

Menag optimistis semangat Nyepi akan mendorong umat Hindu dan seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan memperkuat kohesi sosial.

Ia menekankan pentingnya menjaga harmoni di tengah keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia.

“Semangat kebersamaan ini harus terus dijaga demi kedamaian dan kesejahteraan bersama,” imbuhnya.


Harapan untuk Indonesia Damai

Di akhir pernyataannya, Menag berharap perayaan Nyepi membawa kedamaian, kesehatan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Momentum ini diharapkan menjadi pengingat bahwa keberagaman adalah fondasi kuat dalam membangun bangsa yang harmonis.

“Semoga kedamaian dan kesejahteraan senantiasa menyertai kita semua,” tutupnya. (*)