Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINAL

Operasi Ketupat 2026 Siap Digelar, Korlantas Polri Perkuat Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran

54
×

Operasi Ketupat 2026 Siap Digelar, Korlantas Polri Perkuat Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Kepolisian Republik Indonesia melalui Korlantas Polri menegaskan komitmennya dalam memberikan pengamanan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kesiapan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang difokuskan pada aspek keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan perjalanan.

Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri, Brigjen Wibowo, menyatakan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum strategis menghadirkan pelayanan optimal di berbagai lini pengamanan transportasi.

“Operasi Ketupat ini bukan sekadar penjagaan dan pengaturan saja,” tegas Wibowo dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Ruang Mataram, Kementerian Perhubungan, Selasa (24/2/2026) malam.


Empat Klaster Pengamanan Arus Lebaran

Korlantas membagi pola pengamanan dalam empat klaster utama, yaitu:

  1. Jalur arteri

  2. Jalan tol

  3. Kawasan wisata

  4. Simpul transportasi

Pengamanan juga mencakup tempat ibadah, pelabuhan penyeberangan, terminal, bandara, serta stasiun. Seluruh titik tersebut dinilai berpotensi mengalami lonjakan mobilitas masyarakat menjelang dan sesudah Hari Raya Idulfitri.

Wilayah Jawa Barat menjadi perhatian khusus karena kerap menjadi titik lelah pemudik asal Sumatra. Kepadatan lalu lintas di ruas tol dan rest area diprediksi kembali terjadi.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas menyiapkan rekayasa lalu lintas mulai dari pengalihan arus hingga sistem one way sepenggal pada jalur dengan kapasitas terbatas.

“Kami tetap menggunakan rekayasa dari pengalihan arus hingga one way sepenggal. Nantinya, rekayasa diterapkan pada jalur dengan kapasitas terbatas,” jelasnya.


Menhub Tekankan 4 Faktor Kunci Keselamatan

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menekankan empat faktor utama yang harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan angkutan Lebaran 2026, yakni:

  • Keselamatan

  • Kolaborasi

  • Detail

  • Kewaspadaan

Menurutnya, pengalaman penyelenggaraan angkutan Lebaran setiap tahun tidak boleh membuat lengah. Evaluasi dan pengawasan menyeluruh tetap diperlukan, termasuk terhadap hal-hal teknis yang kerap dianggap sepele.

“Hal-hal kecil harus menjadi perhatian dan tidak diremehkan,” ujar Dudy.

Pemerintah menilai keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 sangat ditentukan oleh sinergi lintas instansi, kesiapan infrastruktur, serta kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Dengan kesiapan Operasi Ketupat 2026, Polri bersama Kementerian Perhubungan optimistis mampu menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan terkendali bagi jutaan masyarakat Indonesia. (*)

Example 300250