Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASIPERISTIWA

Operasi Ketupat 2026: Polda Metro Jaya Kerahkan 6.812 Personel Amankan 1.647 Titik Saat Mudik Lebaran

43
×

Operasi Ketupat 2026: Polda Metro Jaya Kerahkan 6.812 Personel Amankan 1.647 Titik Saat Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.idPolda Metro Jaya mengerahkan 6.812 personel gabungan untuk mengamankan 1.647 lokasi strategis selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 guna memastikan keamanan masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan operasi pengamanan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan pusat ekonomi, fasilitas transportasi, hingga objek vital.

“Operasi Ketupat 2026 berlangsung selama 13 hari dengan pengamanan di 1.647 lokasi wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk memastikan keamanan masyarakat selama arus mudik dan aktivitas Lebaran tetap berjalan aman,” ujar Asep dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan

Asep menjelaskan, ribuan personel yang terlibat dalam pengamanan terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, dan relawan masyarakat.

Rinciannya meliputi:

  • 5.092 personel Polri

  • 416 personel TNI

  • 1.088 personel pemerintah daerah

  • 216 relawan masyarakat

“Yang dari Polri sebanyak 5.092 personel. Kami bagi dua, dari jajaran Polda sebanyak 2.700 personel dan dari Polres sebanyak 2.392 personel,” jelas Asep.

Amankan Pos Mudik dan Objek Vital

Dalam Operasi Ketupat 2026, Polda Metro Jaya juga mendirikan 95 pos pengamanan yang terdiri dari:

  • 68 pos pengamanan

  • 22 pos pelayanan

  • 5 pos terpadu

Selain itu, terdapat 9 pos pantau arus mudik yang ditempatkan di sepanjang Tol Cikampek.

Pengamanan juga difokuskan pada berbagai lokasi strategis yang berpotensi ramai saat Lebaran.

“Pengamanan dilakukan di 83 sentra ekonomi, empat terminal bus, empat stasiun, dua bandara, dan satu pelabuhan,” kata Asep.

Selain itu, aparat juga akan mengamankan:

  • 471 bank

  • 194 pegadaian

  • 621 objek vital seperti SPBU, gardu PLN, dan depo Pertamina.