Diduga Sudah Terjadi Sejak 2025
KPK juga menemukan indikasi bahwa praktik serupa telah terjadi sejak tahun 2025.
“Dalam pemeriksaan intensif, kami menemukan dugaan praktik yang sama telah terjadi pada 2025,” kata Asep.
Menurutnya, jika praktik tersebut tidak terbongkar melalui operasi tangkap tangan (OTT), maka sangat mungkin pola yang sama akan terus berulang.
Bupati Cilacap Terjaring OTT
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK bersama Sekda Cilacap Sadmoko Danardono.
Sebelum dibawa ke Jakarta, keduanya sempat diamankan di Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan awal oleh penyidik KPK.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan dan penerimaan uang yang terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
“Diduga adanya penerimaan yang dilakukan oleh pihak bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap,” ujar Budi.
KPK kini terus mendalami aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.
(*)




















