TULUNGAGUNG | Sentrapos.co.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyegelan sejumlah ruang kerja di Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, usai operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, Jumat (10/4/2026) malam.
Aksi penyegelan tersebut terekam dalam video berdurasi 37 detik yang viral di media sosial, memperlihatkan sejumlah ruangan terkunci dan dipasangi segel merah bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK”.
Seorang petugas jaga gedung membenarkan adanya penyegelan tersebut.
“Iya, ada yang disegel di dalam,” ujar petugas jaga singkat.
Dari informasi yang dihimpun, sedikitnya empat ruangan yang disegel meliputi:
- Ruang Bidang Sumber Daya Air
- Ruang Bidang Bina Marga
- Ruang Staf Administrasi Bina Marga
- Ruang Kepala Dinas PUPR
Pada segel berwarna merah tersebut juga tertulis peringatan tegas:
“Dilarang merusak segel ini tanpa seizin penyelidik KPK.”
Tak hanya di kantor dinas, KPK juga dikabarkan menyegel sejumlah ruangan di rumah dinas Bupati Tulungagung yang berada di kompleks Pendopo Kongas Arum Kusumaningrum. Saat ini, akses menuju lokasi ditutup ketat dengan penjagaan aparat Satpol PP.
Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa Bupati Tulungagung telah dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif.
“Bupati tiba di Gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB dan langsung dilakukan pemeriksaan,” ujar Budi dalam keterangan tertulis.
Dalam operasi senyap tersebut, KPK mengamankan total 18 orang dari berbagai pihak. Dari jumlah tersebut, 13 orang telah dibawa ke Jakarta secara bertahap.
“Tahap pertama Bupati Gatut Sunu, kemudian tahap kedua sebelas orang, dan tahap ketiga satu orang lainnya,” jelas Budi.
Ke-13 orang tersebut terdiri dari Bupati Tulungagung, sejumlah pejabat dan staf Pemerintah Kabupaten Tulungagung, serta satu pihak swasta.
Selain itu, tim KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan praktik korupsi.
Saat ini, seluruh pihak yang diamankan tengah menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK Merah Putih untuk menentukan status hukum mereka.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena kembali menyoroti praktik korupsi di sektor infrastruktur daerah, khususnya di lingkungan dinas PUPR yang kerap berkaitan dengan proyek bernilai besar. (*)
Poin Utama Berita
- KPK melakukan OTT terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
- Empat ruang penting di Dinas PUPR disegel KPK
- Penyegelan juga dilakukan di rumah dinas bupati
- Total 18 orang diamankan, 13 dibawa ke Jakarta
- Barang bukti uang tunai turut diamankan
- Pemeriksaan intensif berlangsung di Gedung KPK

















