Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Panik Isu BBM Naik 1 April 2026, Antrean Panjang Mengular di SPBU Jember hingga Malam Hari

8
×

Panik Isu BBM Naik 1 April 2026, Antrean Panjang Mengular di SPBU Jember hingga Malam Hari

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JEMBER | Sentrapos.co.id – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang disebut akan berlaku mulai 1 April 2026 memicu kepanikan warga di Kabupaten Jember. Dampaknya, antrean kendaraan mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sejak sore hingga malam hari.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang terjadi di SPBU Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Kaliwates. Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak memenuhi area SPBU hingga meluber ke badan jalan, menyebabkan kepadatan lalu lintas.

Salah satu warga, Eka Yuniar, mengaku sengaja mengantre karena khawatir harga BBM akan naik mulai esok hari.

“Saya ikut mengantre karena ada isu kenaikan BBM mulai besok. Takut nanti malah makin mahal,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Ia mengaku telah mengantre selama lebih dari satu jam. Menurutnya, hampir seluruh SPBU di wilayah Jember dipadati kendaraan.

“Tadi saya lihat beberapa SPBU juga penuh antrean. Saya khawatir tidak kebagian BBM untuk aktivitas besok,” tambahnya.

Menanggapi situasi tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Ia memastikan bahwa pemerintah pusat tidak menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.

“Saya bersyukur mendapat kabar bahwa kenaikan BBM dibatalkan. Di tengah fluktuasi harga minyak dunia yang cukup ekstrem, ini menjadi kabar baik bagi masyarakat,” ungkapnya usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jember.

Fawait menegaskan bahwa keputusan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah kondisi global yang tidak menentu.

“Kita tahu kondisi dunia sedang tidak baik, harga energi naik turun. Tapi pemerintah hadir agar masyarakat tidak terbebani,” tegasnya.

Hingga pukul 22.58 WIB, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU, khususnya di sekitar Pasar Sabtuan. Warga terus berdatangan untuk mengisi BBM jenis Pertalite, Pertamax, hingga Solar.

Situasi ini menunjukkan tingginya sensitivitas masyarakat terhadap isu energi, sekaligus pentingnya informasi resmi untuk mencegah kepanikan massal. (*)


Poin Utama Berita

  • Isu kenaikan BBM per 1 April 2026 picu kepanikan warga Jember
  • Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU, termasuk Jalan Basuki Rahmat
  • Warga rela antre lebih dari 1 jam karena khawatir kehabisan BBM
  • Bupati Jember pastikan kenaikan BBM dibatalkan pemerintah pusat
  • Antrean masih terjadi hingga malam hari di sekitar Pasar Sabtuan
  • Pemerintah diminta terus menyampaikan informasi resmi untuk meredam kepanikan