KEDIRI | Sentrapos.co.id – Patung macan putih yang sempat viral di media sosial kini resmi menjadi ikon dan identitas Desa Balongjeruk, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Karya seni masyarakat desa tersebut telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bentuk perlindungan hukum atas kreativitas dan ide anak bangsa.
Sertifikat HKI diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Haris Sukamto, dengan didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Jatim Raden Fadjar Widjanarko, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Kediri, Agus Sugiarto.
Bentuk Perlindungan Negara atas Karya Desa
Haris Sukamto menyampaikan bahwa pemberian sertifikat HKI ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi ide, gagasan, serta karya seni yang lahir dari masyarakat desa.
“HKI ini menjadi bentuk perlindungan atas ide dan kreativitas masyarakat Desa Balongjeruk. Harapannya, patung macan putih ini tidak hanya menjadi identitas desa, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi warganya,” ujar Haris, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, kepemilikan HKI juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan dan memanfaatkan karya seni tersebut secara legal dan berkelanjutan.
“Ke depan, karya ini dapat dikomersialisasikan secara bijak sehingga memberikan manfaat ekonomi. Patung ini luar biasa, viralnya juga luar biasa, dan saya yakin telah membawa dampak positif bagi masyarakat Balongjeruk,” imbuhnya.
Dorong Ekonomi Berbasis Kekayaan Intelektual
Sementara itu, Kepala BRIDA Kabupaten Kediri, Agus Sugiarto, menegaskan bahwa fasilitasi HKI patung macan putih merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri terhadap upaya Kanwil Kemenkumham Jawa Timur dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis kekayaan intelektual.
“Fasilitasi HKI ini bertujuan mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi berbasis kekayaan intelektual sekaligus memberikan perlindungan hukum atas karya seni dan budaya masyarakat desa di Kabupaten Kediri,” jelas Agus.
Dengan pengakuan HKI tersebut, patung macan putih Desa Balongjeruk diharapkan tidak hanya menjadi simbol budaya lokal, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif desa yang berkelanjutan.
(Sumber: Detik.com)














