JEMBER | Sentrapos.co.id — Seorang pelajar bernama Iqbal Khoirul Anwar (18), warga Desa Mojomulyo, dilaporkan terseret arus Sungai Tanggul di Desa Paseban, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (17/1/2026) sore.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama 13 orang temannya pergi ke bantaran Sungai Tanggul untuk mencari biawak.
“Korban bersama teman-temannya menuju Desa Paseban, tepatnya di sekitar Jembatan Merah Putih muara baru Sungai Tanggul, untuk mencari biawak,” kata Edy.
Terjatuh Saat Menangkap Biawak
Menurut keterangan BPBD, biawak yang diburu sempat berhasil dilumpuhkan. Namun saat hewan tersebut jatuh ke tengah sungai, korban diduga terpeleset dan tenggelam, lalu terseret arus Sungai Tanggul yang saat itu cukup deras.
“Saat kejadian, korban diduga tenggelam dan terbawa arus sungai. Sementara teman-temannya berhasil berenang ke tepi sungai untuk menyelamatkan diri,” ujarnya.
Pencarian Dilakukan Tim SAR Gabungan
Setelah menerima laporan, BPBD Jember bersama tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Tanggul dari titik kejadian.
“Operasi SAR dilakukan hingga pukul 17.25 WIB. Namun karena kondisi mulai gelap dan hujan turun, pencarian belum membuahkan hasil,” jelas Edy.
Atas pertimbangan keselamatan, operasi pencarian dihentikan sementara dan dijadwalkan dilanjutkan pada Minggu (18/1/2026) pukul 08.00 WIB.
Unsur yang Terlibat dalam Operasi SAR
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian korban antara lain:
-
BPBD Kabupaten Jember
-
Pemerintah Desa Paseban
-
TNI AD dan TNI Angkatan Laut
-
Polri
-
Basarnas Pos SAR Jember
-
Satpolairud Polres Jember
-
SAR Rimba Laut dan komunitas relawan lainnya
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama beraktivitas di sekitar sungai, mengingat cuaca ekstrem dan hujan deras yang melanda wilayah Jember dalam beberapa hari terakhir.
“Curah hujan tinggi berpotensi meningkatkan debit air sungai. Kami meminta masyarakat lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Edy.




















