Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Terkuak! WNA Singapura Dibunuh dan Dicor, Mayat Dibuang ke Sungai Citanduy, Polisi Tangkap 2 Pelaku

17
×

Terkuak! WNA Singapura Dibunuh dan Dicor, Mayat Dibuang ke Sungai Citanduy, Polisi Tangkap 2 Pelaku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

CILACAP | Sentrapos.co.id – Misteri penemuan mayat terbungkus plastik di Sungai Citanduy, Kabupaten Cilacap, akhirnya terungkap. Korban diketahui merupakan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura berinisial S (80) yang menjadi korban pembunuhan berencana.

Kasus ini berhasil diungkap oleh jajaran Satreskrim Polresta Cilacap setelah melakukan penyelidikan intensif selama hampir satu bulan. Polisi telah menangkap dua pelaku berinisial H dan K, warga Pangandaran, yang diduga sebagai pelaku utama.

“Identitas korban terungkap setelah kami menerima laporan orang hilang dari keluarga di Singapura dan melakukan penyelidikan mendalam,” ujar Kapolresta Cilacap, Budi Adhy Buono, Jumat (27/3/2026).


Terungkap dari Video Viral

Kasus ini bermula dari temuan jasad tanpa identitas yang mengapung di Sungai Citanduy, tepatnya di Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja.

Dalam video amatir yang sempat viral di media sosial, jasad korban terlihat tersangkut ranting pohon dalam kondisi terbungkus plastik, terikat lakban, dan sudah membusuk.

Penemuan tersebut langsung menggegerkan warga sekitar dan memicu penyelidikan intensif aparat kepolisian.


Dibunuh di Sukabumi, Jasad Dicor untuk Hilangkan Jejak

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa korban dibunuh di sebuah rumah di wilayah Sukabumi. Pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara kekerasan, lalu membungkus jasad menggunakan kain dan plastik.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian mengecor jasad korban menggunakan semen sebelum membuangnya.

“Jasad korban dibungkus, lalu dicor dengan semen dan dibuang di Bendungan Menganti hingga akhirnya hanyut ke Sungai Citanduy,” jelas Kapolresta.


Motif Cemburu Jadi Pemicu

Polisi mengungkap motif pembunuhan didasari rasa cemburu. Salah satu pelaku diduga tidak terima karena korban menjalin hubungan asmara dengan orang terdekat pelaku.

Kasus ini menunjukkan bahwa konflik personal dapat berujung pada tindak kriminal serius jika tidak dikendalikan.


Polisi Buru Pelaku Lain

Selain dua pelaku yang telah ditangkap, polisi kini masih memburu satu pelaku lain berinisial A alias E yang diduga terlibat dalam aksi tersebut dan melarikan diri.

Barang bukti yang telah diamankan antara lain:

  • Bongkahan semen hasil pengecoran
  • Kain sprei dan plastik pembungkus
  • Pakaian korban
  • Mobil milik korban yang sempat dibawa kabur

Para pelaku dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

“Kami akan terus memburu pelaku lainnya hingga tuntas,” tegas pihak kepolisian. (*)


Poin Utama Berita

  • Mayat terbungkus plastik di Sungai Citanduy terungkap sebagai WNA Singapura
  • Korban dibunuh secara berencana dan jasadnya dicor semen
  • Dua pelaku berhasil ditangkap, satu masih buron
  • Lokasi pembunuhan terjadi di Sukabumi
  • Motif diduga karena cemburu dan konflik asmara
  • Kasus terungkap setelah penyelidikan dan laporan orang hilang
  • Pelaku terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup