-
distribusi makanan ke sekolah berjalan aman dan tepat waktu
Selain itu, Satgas MBG juga bertugas menganalisis pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta menyusun rekomendasi evaluasi program berdasarkan temuan di lapangan.
Sekolah Berhak Menolak Paket Makanan Tidak Layak
Pemkot Malang menegaskan bahwa pihak sekolah memiliki kewenangan untuk menolak paket makanan yang tidak memenuhi standar kualitas.
Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh makanan yang diterima siswa benar-benar aman dan layak konsumsi.
“Kami sudah menyampaikan kepada sekolah untuk tegas memastikan kualitas makanan. Jika paket tidak sesuai standar mutu atau tidak segar, sekolah berhak menolak,” tegas Ali.
Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas program MBG sekaligus memastikan bantuan makanan bagi pelajar tetap terjamin nilai gizinya.
Upaya Jaga Kualitas Program MBG
Serangkaian langkah yang dilakukan Pemkot Malang merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas pelaksanaan program MBG bagi pelajar.
Dengan pengawasan yang melibatkan masyarakat, pemerintah berharap program ini dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan minim kendala.
Pemkot Malang juga menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap bantuan makanan yang diterima siswa berada dalam kondisi terbaik serta memenuhi standar kesehatan. (*)




















