Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWAVIRAL

Viral Pengeroyokan di Kuta Bali! Sopir Avanza Dihajar Massa, 2 Pelaku Ditangkap, 1 Positif Sabu

85
×

Viral Pengeroyokan di Kuta Bali! Sopir Avanza Dihajar Massa, 2 Pelaku Ditangkap, 1 Positif Sabu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DENPASAR | Sentrapos.co.id – Aksi pengeroyokan brutal terhadap seorang pengemudi mobil terjadi di kawasan wisata Pantai Kuta, Rabu (25/3/2026) dini hari. Insiden ini viral di media sosial setelah video kejadian beredar luas.

Korban berinisial AY (48), warga asal Malang, menjadi sasaran amuk massa setelah mobil yang dikemudikannya bersenggolan dengan sebuah taksi di kawasan Kuta Square.

Kronologi: Teriakan “Maling” Picu Amuk Massa

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, insiden bermula saat kendaraan korban bersinggungan dengan taksi di area pertokoan.

Namun, korban tetap melanjutkan perjalanan. Warga yang melihat kejadian tersebut kemudian berteriak “maling” dan mengejar kendaraan korban.

“Motif masih dalam penyelidikan karena kami masih memeriksa saksi-saksi,” ujar Iptu Gede Adi, Kamis (26/3/2026).

Mobil korban kemudian diadang di Jalan Pantai Kuta hingga tidak bisa melaju. Massa yang emosi langsung melakukan perusakan dan pengeroyokan.

Mobil Dirusak, Korban Luka

Dalam aksi tersebut, massa memukul kendaraan, melempari kaca dengan batu dan kunci roda, hingga menyebabkan kerusakan parah.

Korban AY juga menjadi sasaran kekerasan fisik.

“Korban mengalami luka lecet di bagian leher akibat dipukul beberapa orang,” jelasnya.

Istri korban, TW, yang berada di lokasi bahkan sempat memohon kepada massa agar menghentikan aksi tersebut. Situasi akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas keamanan setempat.

2 Pelaku Diamankan, 1 Positif Narkoba

Polisi telah mengamankan dua pelaku pengeroyokan berinisial LG alias Arif (29) dan ON alias Mesak. Keduanya diketahui bekerja sebagai debt collector.

Hasil pemeriksaan mengungkap fakta mengejutkan, salah satu pelaku positif narkotika jenis sabu.

“Hasil tes urine menunjukkan pelaku Arif positif amphetamine dan methamphetamine,” ungkap Iptu Gede Adi.

Polisi Buru Pelaku Lain

Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman kasus dan memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

“Penyidik masih mencari pelaku lainnya yang terlibat dalam kejadian ini,” tegasnya.

Imbauan: Jangan Main Hakim Sendiri

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahaya aksi main hakim sendiri yang kerap terjadi akibat kesalahpahaman di jalan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan setiap persoalan hukum kepada aparat berwenang. (*)