Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Skandal Gas 3 Kg di Lumajang! 1.120 Tabung Ditimbun, Pangkalan Disanksi Tegas

33
×

Skandal Gas 3 Kg di Lumajang! 1.120 Tabung Ditimbun, Pangkalan Disanksi Tegas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LUMAJANG | Sentrapos.co.id — Praktik penimbunan gas subsidi kembali terbongkar. Pertamina Patra Niaga bersama Forkopimda Kabupaten Lumajang menggerebek sebuah pangkalan gas Elpiji di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro.

Dalam operasi mendadak tersebut, petugas menemukan sebanyak 1.120 tabung gas Elpiji 3 kilogram yang disembunyikan. Temuan ini langsung memicu tindakan tegas berupa penutupan pangkalan serta Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

“Ini pelanggaran serius. Kapasitas resmi hanya 100 tabung, tapi ditemukan lebih dari 1.000 tabung,” tegas Indah Amperawati.

Penggerebekan ini merupakan respons atas keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas melon yang terjadi sejak menjelang Hari Raya. Dampaknya, harga di tingkat pengecer melonjak tajam, bahkan mencapai Rp24.000 hingga Rp35.000 per tabung.

Tak hanya penimbunan, petugas juga mencurigai adanya praktik ilegal berupa “suntik gas”, yakni memindahkan isi gas subsidi ke tabung non-subsidi untuk keuntungan pribadi.

“Kami tidak akan mentolerir praktik curang yang merugikan masyarakat. Semua akan diproses sesuai hukum,” tegas Bupati Lumajang.

Sebagai langkah lanjutan, tim gabungan turut melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah agen Elpiji lainnya. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari berat isi gas hingga kelayakan tabung.

Langkah ini bertujuan memastikan distribusi gas subsidi tepat sasaran serta mengembalikan stabilitas pasokan di tengah masyarakat.

“Distribusi harus kembali normal. Tidak boleh ada oknum yang bermain di tengah kesulitan warga,” tambahnya.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pangkalan dan agen agar tidak menyalahgunakan distribusi gas bersubsidi yang sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat kecil. (*)


Poin Utama Berita

  • Penggerebekan pangkalan gas Elpiji di Lumajang
  • Ditemukan 1.120 tabung gas 3 kg yang ditimbun
  • Kapasitas resmi pangkalan hanya 100 tabung
  • Pangkalan langsung ditutup dan dikenai PHU
  • Harga gas melon sempat melonjak hingga Rp35.000
  • Dugaan praktik ilegal “suntik gas” terungkap
  • Pemkab dan Pertamina lakukan sidak lanjutan ke agen