TIMUR TENGAH | Sentrapos.co.id – Eskalasi perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel semakin memanas. Serangkaian serangan, manuver militer, hingga tekanan diplomatik terus terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Laporan The Wall Street Journal menyebut Presiden AS Donald Trump berencana mengakhiri konflik tanpa membuka kembali Selat Hormuz, meski situasi di lapangan masih memanas.
Berikut rangkuman 14 perkembangan terbaru konflik global tersebut:
Serangan Balasan dan Ledakan Beruntun
Iran dan Israel saling melancarkan serangan udara. Ledakan terdengar di Teheran disertai pemadaman listrik di sejumlah wilayah ibu kota.
Di sisi lain, sedikitnya 10 ledakan mengguncang Yerusalem setelah militer Israel mendeteksi peluncuran rudal dari Iran.
“IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Israel,” pernyataan militer Israel.
Konflik Meluas ke Irak dan Teluk
Serangan udara gabungan AS-Israel juga dilaporkan menghantam basis milisi di Irak, termasuk kelompok yang didukung Iran.
Sementara itu, sebuah kapal tanker Kuwait dilaporkan terbakar di Dubai akibat dampak konflik.
NATO Turun Tangan
NATO ikut terlibat dengan mencegat rudal Iran yang mengarah ke Turki—anggota NATO. Ini menjadi intersepsi keempat sejak konflik memanas.
“Tidak ada proyektil yang berhasil mencapai wilayah Turki,” kata sumber otoritas.
Korban Internasional Berjatuhan
Dua prajurit Indonesia yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) dilaporkan gugur di Lebanon akibat ledakan di wilayah konflik.
Selain itu, serangan drone juga menargetkan Kedutaan Besar AS di Baghdad dan melukai warga sipil.
Iran Siapkan Kebijakan Selat Hormuz
Iran berencana mengenakan tarif bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz—jalur vital yang mengangkut sekitar 20% minyak dunia.
Langkah ini dinilai dapat mengguncang pasar energi global.
G7 dan Pasar Global Bereaksi
G7 menyatakan siap mengambil langkah untuk menjaga stabilitas energi dunia.
Harga minyak pun berfluktuasi:
- Minyak Brent turun ke US$106,04 per barel
- WTI turun ke US$102,22 per barel
Bursa saham Asia turut menguat merespons potensi de-eskalasi.
Netanyahu Klaim Keberhasilan
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim operasi militer telah mencapai lebih dari separuh target.
“Kami sudah melewati titik tengah, tetapi belum bisa menentukan kapan perang berakhir,” ujarnya.
Trump Ancam & Buka Opsi Damai
Donald Trump mengancam akan menghancurkan fasilitas minyak Iran jika tidak ada kesepakatan damai.
Namun di sisi lain, ia juga membuka peluang menghentikan perang tanpa membuka Selat Hormuz.
“Presiden memiliki opsi militer, tetapi itu bukan prioritasnya,” tulis laporan WSJ. (*)
Poin Utama Berita
- Perang Iran vs AS-Israel terus memanas di Timur Tengah
- Serangan balasan terjadi di Teheran dan Yerusalem
- NATO mencegat rudal Iran menuju Turki
- Konflik meluas ke Irak, Dubai, dan Lebanon
- Dua prajurit Indonesia gugur dalam misi perdamaian PBB
- Iran berencana kenakan tarif Selat Hormuz
- G7 siaga jaga stabilitas energi global
- Trump ancam Iran namun buka peluang damai
- Harga minyak dunia dan pasar global bergejolak

















