TRENGGALEK | Sentrapos.co.id — Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat perbaikan Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Trenggalek–Tulungagung, Jawa Timur, menjelang arus libur Lebaran 2026.
Perbaikan dilakukan pada sejumlah titik kerusakan sepanjang kurang lebih 15 kilometer, mulai dari Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek hingga Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tim BBPJN masih melakukan penambalan aspal dengan metode tambal sulam (patching) untuk memperbaiki permukaan jalan yang berlubang dan terkelupas.
“Perbaikan dilakukan dengan sistem tambal sulam pada titik-titik kerusakan agar jalan kembali aman dilalui kendaraan,” ujar Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Timur, Andhika Tommy Ardiansyah.
Target Rampung Sebelum Lebaran
Awalnya, perbaikan ditargetkan selesai pada H-10 Lebaran. Namun, pelaksanaan sempat mengalami keterlambatan akibat faktor cuaca yang tidak menentu serta banyaknya titik kerusakan di sepanjang ruas jalan.
Meski demikian, BBPJN optimistis perbaikan dapat diselesaikan sebelum puncak libur Lebaran 2026.
“Kami tetap berupaya agar perbaikan selesai sebelum libur Lebaran demi kenyamanan pengguna jalan,” tegasnya.
Masalah Struktur Jalan Jadi Perhatian
Selain kerusakan aspal, tim juga menemukan sejumlah titik penurunan elevasi jalan yang disebabkan oleh rembesan air bawah tanah yang melemahkan struktur pondasi.
“Ada penurunan elevasi akibat air bawah tanah. Ini menjadi perhatian untuk penanganan jangka panjang,” jelas Tommy.
Sebagai solusi, BBPJN merencanakan pemasangan sistem drainase bawah permukaan (subdrain) untuk mengendalikan aliran air dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
Antisipasi Lonjakan Wisatawan
Saat ini, arus kendaraan di jalur JLS masih relatif lengang dan belum menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini disebabkan jalur tersebut belum tersambung secara utuh sehingga belum menjadi rute utama arus mudik.
Namun, perbaikan tetap diprioritaskan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan wisatawan selama libur Lebaran, khususnya menuju kawasan pantai di pesisir selatan Jawa Timur.
Dengan percepatan perbaikan ini, pemerintah berharap akses jalan menjadi lebih aman, nyaman, dan mendukung mobilitas masyarakat selama momentum libur panjang. (*)




















