Keselamatan Awak Kapal Jadi Prioritas
Simon menegaskan bahwa keselamatan awak kapal serta keamanan kargo menjadi prioritas utama perusahaan dalam menghadapi situasi geopolitik global yang dinamis.
“Yang menjadi perhatian utama kami adalah keselamatan para kru dan keamanan kargo. Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan berbagai pihak agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.
Saat ini, Pertamina International Shipping (PIS) mengoperasikan sekitar 345 kapal untuk mendukung distribusi energi.
Armada tersebut terdiri dari:
-
266 kapal pengangkut BBM dan avtur
-
27 kapal pengangkut minyak mentah
-
45 kapal pengangkut LPG
-
7 kapal pengangkut petrokimia dan floating storage
Dorong Produksi Energi Dalam Negeri
Selain mengamankan pasokan impor, Pertamina juga terus berupaya meningkatkan produksi energi domestik, termasuk melalui pengembangan proyek hulu migas di dalam negeri.
Salah satu proyek yang terus didorong adalah pengembangan produksi di Blok Cepu.
“Kita memiliki kerja sama di Blok Cepu dan terus mendorong peningkatan fasilitas agar produksinya bisa meningkat,” kata Simon.
Melalui kombinasi strategi diversifikasi impor dan peningkatan produksi dalam negeri, Pertamina menegaskan komitmennya untuk memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global. (*)




















