Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASI & PEMERINTAHANEKONOMI & BISNISNASIONALPERISTIWA

PLN Bangun Dua PLTS 1 MW di Sumenep, 2.000 KK Pulau Terluar Segera Nikmati Listrik Energi Surya

72
×

PLN Bangun Dua PLTS 1 MW di Sumenep, 2.000 KK Pulau Terluar Segera Nikmati Listrik Energi Surya

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) dalam sambutannya menyampaikan bahwa penandatangan Kerja Sama Operasi PLTS Hibah di Sumenep ini menjadi momentum penting yang menandai kolaborasi lintas sektor dalam mendorong program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS, sekaligus mendukung transisi energi dan pemerataan akses listrik di seluruh Tanah Air, (Foto: PLN)
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) dalam sambutannya menyampaikan bahwa penandatangan Kerja Sama Operasi PLTS Hibah di Sumenep ini menjadi momentum penting yang menandai kolaborasi lintas sektor dalam mendorong program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS, sekaligus mendukung transisi energi dan pemerataan akses listrik di seluruh Tanah Air, (Foto: PLN)
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.idPT PLN (Persero) menandatangani kerja sama operasi pemanfaatan dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hibah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemanfaatan energi bersih dan meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah kepulauan.

Kerja sama tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan total kapasitas pembangkit mencapai 1 megawatt peak (MWp) untuk setiap instalasi. Setiap PLTS juga dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 4 megawatt hour (MWh) untuk menjaga stabilitas pasokan listrik.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani.

Dorong Transisi Energi dan Kurangi Penggunaan Diesel

Rosan menilai proyek ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transisi energi bersih sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pembangkit diesel.

“Banyak pemakaian diesel akan diganti oleh PLTS ini sehingga akan menimbulkan dampak positif, terutama dalam hal swasembada energi ke depannya,” ujar Rosan Perkasa Roeslani dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, proyek tersebut diharapkan menjadi model pengembangan listrik berbasis energi surya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil di Indonesia.

Terangi 2.000 Kepala Keluarga

Pemanfaatan dua PLTS tersebut diproyeksikan mampu memberikan akses listrik kepada sekitar 2.000 kepala keluarga di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep.

Adapun wilayah yang akan menerima manfaat langsung dari proyek tersebut adalah:

  • Dusun Gili Labak

  • Desa Pagerungan Kecil

“Akan berdampak kepada sekitar 2.000 kepala keluarga di dua wilayah tersebut. Ini akan menjadi percontohan dan harapannya bisa segera direalisasikan,” kata Rosan.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026).

Sebelumnya Warga Bergantung pada Genset

Sebelum proyek ini berjalan, masyarakat di wilayah tersebut masih mengandalkan sumber listrik terbatas.

Di Dusun Gili Labak, warga selama ini menggunakan genset pribadi sebagai sumber listrik utama.

Sementara di Desa Pagerungan Kecil, pasokan listrik sebelumnya hanya ditopang oleh PLTS PLN berkapasitas 50 kilowatt peak.

Selain itu, dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik Badan Usaha Milik Desa yang memiliki kapasitas sekitar 600 kilovolt ampere juga telah berhenti beroperasi.

PLN Dukung Program Dedieselisasi

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan proyek ini sejalan dengan program dedieselisasi serta agenda transisi energi nasional.

Ia menegaskan PLN siap menindaklanjuti kerja sama tersebut agar pemanfaatan PLTS hibah dapat segera direalisasikan.

“PLN siap menindaklanjuti kerja sama ini agar pemanfaatan PLTS hibah tersebut segera terealisasi dan menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat di dua wilayah Kabupaten Sumenep,” ujar Darmawan.

Menurutnya, percepatan transisi energi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan berbagai pemangku kepentingan.

Dukung Elektrifikasi Kepulauan Sumenep

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat, PLN, dan Danantara Indonesia dalam proyek tersebut.

Kabupaten Sumenep sendiri memiliki 126 pulau, dengan 48 pulau berpenghuni, sehingga kebutuhan listrik menjadi tantangan tersendiri.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan ini karena sangat penting untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Kabupaten Sumenep,” kata Achmad Fauzi.

Ia berharap proyek ini dapat mempercepat akses listrik bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini masih terbatas pasokan energinya.

Program pengembangan PLTS di wilayah kepulauan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan listrik yang lebih bersih dan berkelanjutan. (*)

Example 300250