BALI | Sentrapos.co.id — PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Bali berada dalam kondisi aman dan andal menjelang dua momen besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026.
Selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga memperkuat infrastruktur kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk mendukung mobilitas wisatawan sekaligus mempercepat transisi energi bersih di Pulau Dewata.
Direktur Ritel dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi hingga kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik strategis.
“Semua persiapan kami cek mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi sampai pelayanan pelanggan. Termasuk SPKLU yang ada di Bali. Petugas kami siaga 24 jam dalam tiga shift,” ujar Adi, Minggu (15/3/2026).
PLN Siapkan 142 SPKLU di Bali
PLN memperkirakan sekitar 4.500 kendaraan listrik akan masuk ke Bali selama periode libur dan aktivitas wisata.
Untuk mendukung mobilitas tersebut, PLN telah menyiapkan 142 SPKLU yang tersebar di berbagai lokasi strategis seperti kawasan wisata, pusat perbelanjaan, hingga jalur utama perjalanan.
“Kami pastikan wisatawan yang datang ke Bali menggunakan kendaraan listrik tidak akan mengalami kesulitan dalam melakukan pengisian daya,” kata Adi.
Salah satu lokasi yang turut dipastikan kesiapan kelistrikannya adalah Trans Studio Mall Bali yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan wisata.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan kunjungan ke lokasi tersebut bertujuan memastikan kualitas layanan kelistrikan tetap terjaga menjelang periode siaga Ramadan dan Idulfitri.
Sistem Jaringan Berlapis untuk Cegah Pemadaman
Manager PLN UP3 Bali Selatan, Alex, menjelaskan pihaknya menerapkan sistem jaringan berlapis (spindle) guna menjaga stabilitas suplai listrik.
Dengan sistem ini, jika terjadi gangguan pada salah satu jaringan, pasokan listrik dapat langsung dialihkan tanpa mengganggu pelanggan.
“Kami membuat sistem jaringan spindle sehingga jika terjadi gangguan pada salah satu jaringan, suplai listrik dapat segera dialihkan tanpa dirasakan pelanggan,” jelas Alex.
Trans Studio Mall Bali sendiri merupakan salah satu pelanggan besar PLN dengan daya tersambung sekitar 695 kVA dan konsumsi listrik rata-rata mencapai 1,32 juta kWh per bulan.
Infrastruktur Kendaraan Listrik Terus Ditingkatkan
Direktur Utama PLN Icon Plus, Anton, menyampaikan fasilitas pengisian kendaraan listrik di kawasan tersebut akan terus ditingkatkan.
Saat ini telah tersedia tiga SPKLU tipe medium, yang ke depan akan dikembangkan menjadi fast charging dan ultra fast charging.
Selain itu, fasilitas tersebut juga direncanakan terintegrasi dengan aplikasi mall sehingga pengguna kendaraan listrik dapat menikmati berbagai promo dari tenant saat melakukan pengisian daya.
Didukung Energi Surya dan Virtual Power Plant
Trans Studio Mall Bali juga menjadi bagian dari pengembangan energi hijau melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap dengan kapasitas hampir 1 megawatt.
PLTS tersebut dilengkapi dengan sistem baterai dan inverter yang terintegrasi dengan jaringan PLN melalui konsep Virtual Power Plant (VPP).




















