“Konsep ini tidak hanya meningkatkan keandalan listrik di lokasi, tetapi juga membantu meningkatkan bauran energi hijau di Bali,” ujar Anton.
Cadangan Listrik Bali Lebih dari 300 MW
Manajer Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Bali, Komang Teddy Indra Kusuma, memastikan kondisi sistem kelistrikan Bali secara umum berada dalam kondisi aman.
Cadangan operasi sistem kelistrikan Bali saat ini mencapai lebih dari 20 persen atau sekitar 300 megawatt untuk menghadapi periode siaga Ramadan, Idulfitri, dan Nyepi.
Selain itu, PLN juga menunda berbagai pekerjaan pemeliharaan yang berpotensi menyebabkan pemadaman listrik selama masa siaga.
“Kami memastikan tidak ada pekerjaan pemeliharaan yang berpotensi menyebabkan pemadaman selama periode siaga,” ujarnya.
Dengan kesiapan pembangkit listrik yang mencapai 759 megawatt yang tersebar di Pesanggaran, Gilimanuk, Pemaron, hingga Nusa Penida, PLN optimistis pasokan listrik Bali tetap stabil selama periode hari besar keagamaan tersebut.
(*)




















