MALANG | Sentrapos.co.id – Aksi kriminalitas dengan modus menyamar sebagai anggota kepolisian kembali terjadi dan meresahkan masyarakat. Kali ini, dua pelajar MTs Negeri 7 Malang menjadi korban penipuan oleh pria tak dikenal yang berpura-pura menggelar razia lalu lintas.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (12/4/2026), dan sempat viral di media sosial setelah rekaman aksi pelaku diunggah warga.
Pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio merah bernopol N-4692-CH menghentikan korban yang tengah melintas menggunakan Honda CRF. Dengan gaya layaknya aparat, pelaku menegur korban karena tidak mengenakan helm dan menggunakan knalpot brong.
Untuk meyakinkan aksinya, pria bermasker itu sempat membuka jaket hitamnya dan menunjukkan rompi hijau bertuliskan “Polisi”.
“Pelaku bersikap tegas seolah-olah petugas resmi dan mengancam akan membawa kendaraan korban ke Polres Malang,” ungkap sumber di lapangan.
Di bawah tekanan tersebut, korban diminta pulang mengambil STNK. Namun sebelum itu, pelaku meminta telepon genggam (HP) milik korban sebagai jaminan.
Nahas, setelah kedua pelajar kelas 8 tersebut kembali ke lokasi dengan membawa surat kendaraan, pelaku sudah melarikan diri.
Polisi Turun Tangan, Pelaku Diburu
Kapolsek Pakis AKP Suyanto membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV.
“Kami telah menerima laporan dan anggota sudah bergerak melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV serta keterangan saksi,” tegas AKP Suyanto, Senin (13/4/2026).
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat mengenakan celana panjang warna coklat krem, jaket hitam, serta helm hitam saat menjalankan aksinya.
Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp3 juta.
Imbauan Keras Kepolisian
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat tanpa identitas resmi.
“Jangan mudah menyerahkan barang berharga kepada orang yang tidak dikenal di jalan. Pastikan petugas menunjukkan identitas resmi,” imbau Suyanto.
Polisi juga meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan kendaraan dengan ciri-ciri tersebut segera melapor untuk membantu proses penyelidikan.
Kasus ini kini masih dalam penanganan intensif guna mengungkap identitas asli pelaku dan mencegah aksi serupa terulang. (*)
Poin Utama Berita
- Polisi gadungan beraksi di Kabupaten Malang dengan modus razia
- Dua pelajar MTs Negeri 7 Malang jadi korban penipuan
- Pelaku gunakan rompi “Polisi” untuk meyakinkan korban
- HP korban dibawa sebagai jaminan, pelaku kabur
- Aksi pelaku terekam CCTV dan viral di media sosial
- Polisi telah lakukan olah TKP dan penyelidikan intensif
- Kerugian korban mencapai Rp3 juta
- Polisi imbau masyarakat waspada terhadap oknum palsu

















