Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
VIRAL

Polisi Pastikan Es Kue Jadul Kakek Suderajat Aman, Video Viral Intimidasi Oknum Aparat Tuai Kecaman Publik

43
×

Polisi Pastikan Es Kue Jadul Kakek Suderajat Aman, Video Viral Intimidasi Oknum Aparat Tuai Kecaman Publik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan tindakan intimidasi terhadap seorang pedagang kecil, Kakek Suderajat, penjual es kue jadul di kawasan Utan Panjang, Jakarta Pusat.

Dalam video berdurasi sekitar dua menit tersebut, terlihat sejumlah oknum yang mengaku aparat melakukan penggeledahan dan melontarkan tuduhan tanpa dasar kuat. Mereka menuding es kue yang dijual Kakek Suderajat mengandung bahan berbahaya berupa Polyurethane Foam atau spons bedak, tanpa disertai hasil uji laboratorium.

Tak hanya menuduh, oknum tersebut juga diduga melakukan tindakan tidak pantas dengan memaksa Kakek Suderajat memakan dagangannya sendiri sambil melontarkan kalimat bernada kasar, sehingga memicu kemarahan dan keprihatinan warganet.

Dalam rekaman video, salah satu oknum terdengar mengatakan bahwa es kue tersebut bukan berbahan makanan. Bahkan, dilakukan pemerasan dan pembakaran untuk membuktikan tuduhan tersebut secara sepihak.

Tindakan tersebut menuai kecaman luas karena dinilai sebagai main hakim sendiri serta mencederai rasa keadilan, khususnya terhadap pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari usaha sederhana.

Polisi Pastikan Tidak Ada Bahan Berbahaya

Menanggapi kegaduhan yang merugikan Kakek Suderajat, Polres Metro Jakarta Pusat bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan melalui Call Center 110 terkait dugaan es kue berbahan berbahaya pada Sabtu (24/1/2026).

Petugas Reskrim Polsek Kemayoran kemudian melakukan pengecekan langsung di lokasi. Hasil pemeriksaan bersama tim kesehatan memastikan bahwa tidak ditemukan satu pun bahan berbahaya dalam es kue jadul yang dijual Kakek Suderajat.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh polisi dan tim kesehatan, es kue tersebut dinyatakan aman untuk dikonsumsi,” ujar AKBP Roby Heri Saputra.

Setelah dinyatakan tidak bersalah, Kakek Suderajat dipulangkan ke rumahnya. Kepolisian juga memberikan penggantian uang atas barang dagangan yang sempat diamankan.

“Kami ingin masyarakat terlindungi, namun pedagang kecil juga tidak boleh dirugikan. Pendekatan humanis tetap menjadi prinsip utama kepolisian,” tegas Roby.

Donasi dan Dukungan Warganet Mengalir

Meski kebenaran telah terungkap, dampak sosial dari video viral tersebut masih dirasakan. Dagangan Kakek Suderajat sempat dicurigai, pembeli menjauh, dan penghasilan hariannya terhenti.

Sebagai bentuk solidaritas, sejumlah warganet dan komunitas melakukan penggalangan dana. Salah satunya melalui akun Instagram @deleteid.foundation, yang menginisiasi donasi untuk membantu Kakek Suderajat bangkit kembali.

“Fitnah tanpa bukti membuat rezeki seorang pedagang kecil hampir terhenti. Padahal setelah diuji, es kue jadul itu terbukti aman,” tulis akun tersebut, Senin (26/1/2026).

Polres Metro Jakarta Pusat juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi di media sosial, tidak mudah menuduh, serta melaporkan dugaan pelanggaran melalui jalur resmi agar kejadian serupa tidak terulang. (*)

Example 300250