MADIUN | Sentrapos.co.id – Polres Madiun menggelar tes urine secara mendadak terhadap 34 personel kepolisian sebagai langkah preventif memastikan seluruh jajaran bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Tes urine tersebut menyasar pejabat utama dan para Kapolsek jajaran. Kegiatan dilakukan dengan pengawasan ketat dari Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) guna menjamin proses berjalan transparan, objektif, dan sesuai prosedur.
Kapolres Madiun, Kemas Indra Natanegara, menegaskan bahwa tes urine ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjaga integritas dan marwah kepolisian.
“Tes urine adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga maruah institusi. Pimpinan harus menjadi contoh dan teladan bagi anggota. Kami ingin memastikan seluruh pejabat utama dan Kapolsek jajaran benar-benar bersih dari narkoba,” ujarnya di Madiun, Selasa.
Tidak Ada Toleransi Penyalahgunaan Narkoba
Menurut Kemas, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengawasan internal sekaligus langkah preventif dalam mendukung program nasional pemberantasan narkotika.
Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi anggota yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai peraturan perundang-undangan dan kode etik profesi Polri.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi penyalahgunaan narkoba, baik oleh anggota maupun pejabat. Jika terbukti, pasti akan ditindak tegas. Ini adalah komitmen bersama untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Dilakukan Berkala dan Insidental
Kapolres menjelaskan, tes urine serupa akan dilakukan secara berkala maupun insidental tanpa pemberitahuan sebelumnya. Langkah ini bertujuan membangun kedisiplinan, memperkuat pengawasan internal, serta menanamkan budaya kerja yang bersih dan profesional.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 34 pejabat utama dan Kapolsek jajaran tersebut, seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
Melalui langkah ini, Polres Madiun menegaskan keseriusannya dalam mendukung program pemberantasan narkoba serta mewujudkan institusi Polri yang Presisi, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat. (*)




















