SEOUL | SENTRAPOS.CO.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di kantor Presiden Korea Selatan (Blue House/Cheong Wa Dae), Seoul, Rabu (1/4/2026) pukul 10.45 waktu setempat.
Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dengan upacara kenegaraan penuh kehormatan.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan iringan pasukan tradisional, dilanjutkan dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, inspeksi pasukan, serta pengenalan delegasi.
“Kunjungan ini menjadi momentum penting memperkuat hubungan strategis Indonesia dan Korea Selatan di berbagai sektor masa depan.”
Delegasi Strategis Indonesia Hadir
Dalam kunjungan resmi ini, Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri kunci, antara lain:
- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
- Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid
- Menteri Investasi Rosan Roeslani
- Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
- Menteri Luar Negeri Sugiono
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
Kehadiran para menteri ini menegaskan fokus kerja sama lintas sektor strategis antara kedua negara.
Agenda Penting: Dari AI hingga Energi Nuklir
Setelah upacara penyambutan, kedua kepala negara melakukan pertemuan terbatas (small group meeting) dan dilanjutkan pertemuan bilateral bersama delegasi.
Fokus utama pembahasan meliputi:
- Pengembangan kecerdasan buatan (AI)
- Infrastruktur dan industri perkapalan
- Energi nuklir dan transisi energi
- Industri kreatif dan budaya
- Perdagangan dan investasi
- Kerja sama pertahanan
“Kerja sama ini diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan transformasi teknologi kedua negara.”
Penandatanganan Kesepakatan Strategis
Rangkaian kunjungan akan ditutup dengan penandatanganan serta pertukaran sejumlah kesepakatan bilateral penting.
Kedua pemimpin juga dijadwalkan menghadiri jamuan makan siang kenegaraan (state luncheon) di Young Bin Gwan, kompleks Blue House.
Momentum 53 Tahun Hubungan Diplomatik
Kunjungan ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 53 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Korea Selatan.
Momentum ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemitraan kedua negara di tengah dinamika global.
“Indonesia dan Korea Selatan kini memasuki fase baru kerja sama berbasis teknologi, investasi, dan inovasi.”
Analisis Singkat
Kunjungan Presiden Prabowo ke Korea Selatan mencerminkan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang semakin fokus pada kolaborasi teknologi tinggi dan investasi berkelanjutan.
Selain memperkuat posisi Indonesia di kawasan Asia, kerja sama ini juga berpotensi membuka peluang besar dalam transformasi digital dan energi nasional. (*)
Poin Utama Berita
- Prabowo tiba di Blue House disambut Presiden Korea Selatan
- Upacara kenegaraan berlangsung khidmat di Seoul
- Bahas kerja sama strategis: AI, energi, investasi
- Delegasi menteri ekonomi dan teknologi ikut mendampingi
- Akan ada penandatanganan kesepakatan bilateral
- Momentum 53 tahun hubungan Indonesia-Korsel
- Fokus pada transformasi ekonomi dan teknologi

















