JAKARTA | Sentrapos.co.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyadari program andalannya Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan luas publik. Tak hanya kritik, Presiden mengungkap adanya pihak-pihak yang menghina, memaki, bahkan meramalkan program tersebut akan gagal.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya saat meresmikan SPPG Polri di Jakarta, Jumat (12/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara terbuka menginstruksikan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), M. Qodari, untuk mengumpulkan video-video yang memuat pernyataan penghinaan terhadap program MBG.
“Pak Qodari tolong dikumpulin ya, video klip-video klip yang meramalkan kita pasti gagal. Yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, ‘MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia’,” ujar Presiden.
Ingin Menonton Kritik dan Hinaan Setiap Malam
Presiden Prabowo mengaku ingin melihat secara langsung berbagai kritik dan hinaan yang dialamatkan pada program tersebut.
“Kita mau menyelamatkan anak-anak kita dibilang menghina. Ini harus ada rekam digital ya, direkam semua. InsyaAllah kita mencapai 80 sekian juta. Aku minta biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat,” tegasnya.
Menurut Presiden, dokumentasi digital tersebut penting sebagai catatan perjalanan kebijakan publik sekaligus evaluasi atas dinamika respons masyarakat.
Soroti Kritik dari Kalangan Akademisi
Dalam pidatonya, Presiden juga mengungkapkan keheranannya karena sebagian kritik datang dari kalangan terdidik, termasuk profesor.
“Waktu saya meluncurkan program ini, saya diejek, saya dijelek-jelekkan, saya dituduh macam-macam. Saya juga tidak mengerti,” ujarnya.
“Bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal mengejek dan menghina saya. Dan mereka meramalkan proyek ini pasti gagal,” sambungnya.
Presiden menilai perbedaan pandangan merupakan hal wajar dalam demokrasi. Namun, ia menyayangkan jika kritik berkembang menjadi kampanye negatif yang menyerang pribadi maupun legitimasi kebijakan.
Tegaskan MBG untuk Masa Depan Anak Indonesia
Program Makan Bergizi Gratis digagas sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia serta memperkuat fondasi sumber daya manusia nasional. Presiden menegaskan bahwa program tersebut bukan pemborosan anggaran, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.
Ia juga mengaku sedih atas berbagai tudingan yang menyebut program MBG sebagai bentuk penghamburan uang negara.
“Program ini menghambur-hamburkan uang. Operasi ini, kampanye ini, menjelek-jelekkan Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat,” katanya.
Meski demikian, Presiden menyatakan tetap fokus pada pelaksanaan program dan pencapaian target.
“Sungguh-sungguh menyedihkan bagi saya,” ungkapnya.
Komitmen Realisasi Program Nasional
Presiden Prabowo memastikan pemerintah akan terus mengawal implementasi program MBG secara terukur, transparan, dan akuntabel. Ia optimistis program tersebut akan menjangkau puluhan juta anak Indonesia dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas generasi penerus bangsa. *




















