Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWS

Prabowo: Pemberantasan Korupsi Selalu Dilawan, “Kelompok Garong” Tak Ingin Pemerintah Bersih

17
×

Prabowo: Pemberantasan Korupsi Selalu Dilawan, “Kelompok Garong” Tak Ingin Pemerintah Bersih

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa setiap langkah pemberantasan korupsi hampir selalu diiringi perlawanan dari pihak-pihak yang merasa terganggu kepentingannya. Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan taklimat pada acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyinggung adanya kelompok yang ia sebut sebagai “kelompok garong”, yakni pihak-pihak yang kerap melakukan serangan balik ketika pemerintah memperkuat langkah penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

“Tiap kali kita mau berantas, tiap kali kita mau menegakkan keadilan, kelompok garong-garong ini menyerang balik. Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, selalu mengadu domba di antara kita,” tegas Presiden.

Menurut Prabowo, kelompok tersebut tidak menginginkan hadirnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Indonesia, karena selama ini diuntungkan oleh praktik korupsi yang merugikan negara dan rakyat.

Ajak Ulama dan Tokoh Bangsa Bersatu

Dalam kesempatan itu, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk alim ulama dan tokoh masyarakat, untuk bersatu melawan korupsi demi menjaga masa depan Republik Indonesia.

“Saudara-saudara semua, marilah kita bersatu. Kita harus menjaga republik ini, menjaga kekayaan bangsa kita, dan berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa Indonesia sejatinya merupakan negara yang sangat kaya. Namun, kekayaan tersebut belum sepenuhnya dirasakan rakyat karena masih dirampas oleh praktik korupsi.

Tegaskan Tak Akan Mundur

Presiden Prabowo mengakui bahwa pemberantasan korupsi bukan pekerjaan mudah. Perlawanan dari para koruptor, kata dia, merupakan konsekuensi dari upaya serius menegakkan hukum.

Meski demikian, Prabowo menegaskan komitmennya untuk tidak mundur selangkah pun dalam memerangi korupsi.

“Saya telah disumpah di hadapan rakyat untuk menegakkan hukum. Karena itu, saya tidak akan ragu-ragu dan tidak akan mundur setapak pun,” tegasnya.

Apresiasi Dukungan MUI

Pada akhir sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas dukungan MUI terhadap agenda penegakan keadilan dan pemberantasan korupsi.

“Terima kasih Majelis Ulama Indonesia telah memberi suntikan keberanian kepada saya. Dengan ulama dan umaro bersatu, saya yakin kita bisa menegakkan keadilan di bumi Indonesia ini,” pungkas Prabowo. *

Example 300250