Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWA

Prabowo Pimpin Penghormatan Terakhir 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Tangis Keluarga Pecah di Bandara Soetta

11
×

Prabowo Pimpin Penghormatan Terakhir 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Tangis Keluarga Pecah di Bandara Soetta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara penghormatan terakhir bagi tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon, Sabtu (4/4), di Terminal 3 VVIP Bandara Soekarno-Hatta.

Prabowo tiba sekitar pukul 18.46 WIB mengenakan jas hitam dan peci, disambut sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Agus Subiyanto.

Didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Prabowo memasuki ruang persemayaman dan langsung menuju peti jenazah para prajurit.

Tiga prajurit TNI yang gugur tersebut adalah:

  • Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar
  • Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan
  • Kopda (Anm) Farizal Rhomadhon

Ketiganya merupakan bagian dari Satgas TNI dalam misi perdamaian dunia di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Tangis Keluarga Pecah

Suasana haru menyelimuti ruang persemayaman. Tangis keluarga pecah saat peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih disusun rapi.

Para keluarga terlihat bersimpuh, mengusap peti jenazah, dan tak kuasa menahan air mata. Sejumlah prajurit yang bertugas tampak menenangkan keluarga dengan mengusap pundak dan memberi dukungan.

“Penghormatan ini adalah bentuk penghargaan tertinggi negara atas pengorbanan para prajurit yang gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia.”

Prabowo turut menghampiri keluarga korban, menyalami mereka, dan memberikan penguatan secara langsung sebelum memberi hormat kepada para prajurit.

Kronologi Gugurnya Prajurit

Insiden tragis terjadi dalam rangkaian tugas misi perdamaian di Lebanon Selatan.

  • Kopda Farizal Rhomadhon gugur pada Minggu (29/3) akibat ledakan proyektil di dekat Desa Adchit al-Qusayr.
  • Sehari berselang, Senin (30/3), Mayor Zulmi dan Serka Ichwan meninggal dunia setelah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di wilayah Bani Hayyan.

Pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengonfirmasi insiden tersebut sebagai bagian dari risiko tinggi dalam operasi penjaga perdamaian.

Penghormatan Internasional

Sebelum dipulangkan ke Indonesia, ketiga jenazah telah mendapat penghormatan militer melalui Memorial Service di Beirut, Lebanon.

Acara tersebut dihadiri Duta Besar RI untuk Lebanon Dicky Komar serta Komandan UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara.

Jenazah kemudian diterbangkan ke Indonesia dan disemayamkan di Bandara Soekarno-Hatta sebelum dimakamkan di daerah asal masing-masing.

Negara Berduka

Kehadiran Presiden dalam upacara ini menegaskan komitmen negara dalam menghormati jasa para prajurit yang gugur di medan tugas.

“Mereka adalah putra terbaik bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi perdamaian dunia.”

Upacara berlangsung khidmat dan penuh penghormatan, menjadi simbol duka sekaligus kebanggaan bagi bangsa Indonesia. (*)


Poin Utama Berita

  • Presiden Prabowo memimpin langsung penghormatan terakhir 3 prajurit TNI
  • Upacara digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4)
  • Tiga prajurit gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan
  • Tangis keluarga pecah saat prosesi persemayaman
  • Insiden terjadi akibat ledakan proyektil dan serangan konvoi logistik
  • Sebelumnya telah digelar Memorial Service oleh PBB di Beirut
  • Negara memberi penghormatan tertinggi atas pengorbanan prajurit