JAKARTA | Sentrapos.co.id – Presiden RI, Prabowo Subianto, kembali tiba di Indonesia usai merampungkan kunjungan kerja ke Jepang dan Korea Selatan (Korsel), Kamis (2/4/2026) dini hari.
Pesawat Garuda Indonesia yang membawa Presiden Prabowo beserta rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sekitar pukul 00.05 WIB.
Kedatangan Kepala Negara disambut langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pejabat tinggi negara.
Turut hadir menyambut antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala BIN Herindra.
Setelah bersalaman dengan para pejabat, Presiden Prabowo langsung meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan dinas Maung Indonesia-1.
Hasil Kunjungan ke Jepang: Investasi Fantastis
Selama di Jepang, Presiden Prabowo melakukan sejumlah agenda strategis, termasuk kunjungan kehormatan kepada Kaisar Jepang, Naruhito, di Istana Kekaisaran Tokyo.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama bilateral, khususnya di sektor lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, Prabowo juga menghadiri Japan-Indonesia Business Forum dan bertemu dengan investor Jepang untuk mendorong peningkatan investasi.
Puncaknya, dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, Indonesia berhasil mengamankan komitmen investasi besar.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan total nilai investasi yang masuk mencapai lebih dari Rp380 triliun.
“Ini bukti bahwa Indonesia menjadi magnet investasi dunia dan semakin dipercaya sebagai tujuan utama investor global,” ujarnya.
Lanjut ke Korea Selatan, Perkuat Kemitraan Strategis
Usai dari Jepang, Presiden Prabowo melanjutkan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan.
Di Seoul, Prabowo bertemu Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, di Blue House (Cheong Wa Dae).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan strategis kedua negara, terutama di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.
“Saya menganggap Korea sebagai sahabat dekat Indonesia dan ingin meningkatkan kerja sama ini,” tegas Prabowo.
Dalam kunjungan tersebut, Indonesia dan Korea Selatan juga menyepakati 10 nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor strategis.
Kerja sama tersebut meliputi bidang ekonomi, energi, digitalisasi, kesehatan, hingga pengembangan industri masa depan.
Diplomasi Ekonomi dan Stabilitas Global
Lawatan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah global.
Selain menarik investasi besar, kunjungan ini juga mempertegas komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan dan memperluas kerja sama internasional lintas sektor. (*)
Poin Utama Berita
- Presiden Prabowo tiba di Indonesia usai kunjungan ke Jepang dan Korea Selatan.
- Disambut Wapres Gibran dan sejumlah pejabat tinggi negara.
- Indonesia memperoleh komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun dari Jepang.
- Prabowo bertemu Kaisar Jepang dan PM Jepang bahas kerja sama strategis.
- Lawatan ke Korea Selatan menghasilkan 10 MoU lintas sektor.
- Fokus kerja sama mencakup ekonomi, energi, digital, hingga industri masa depan.
- Prabowo tekankan pentingnya stabilitas global dan kemitraan internasional.

















