Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASINASIONALPENDIDIKAN & KESEHATAN

Prabowo Gelar 5 Rapat Maraton di Hambalang, Bahas Kampus STEM, Geopolitik Timur Tengah hingga Kesiapan Mudik Lebaran

120
×

Prabowo Gelar 5 Rapat Maraton di Hambalang, Bahas Kampus STEM, Geopolitik Timur Tengah hingga Kesiapan Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BOGOR | Sentrapos.co.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar lima rapat maraton bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026).

Rangkaian rapat yang berlangsung sejak siang hingga malam tersebut membahas berbagai isu strategis nasional dan perkembangan global, mulai dari penguatan pendidikan tinggi hingga situasi geopolitik internasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden meminta laporan terbaru dari para menteri terkait sejumlah agenda penting pemerintah.

“Dalam beberapa rapat tersebut Presiden meminta pembaruan mengenai berbagai isu strategis di dalam dan luar negeri,” kata Teddy dalam keterangannya yang dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Minggu (8/3/2026).

Fokus Pengembangan Kampus STEM

Salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah perkembangan pembangunan 10 kampus baru yang berfokus pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta penguatan pendidikan kedokteran di Indonesia.

Pemerintah menilai pengembangan kampus berbasis sains dan teknologi menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.

Selain pembangunan kampus baru, Presiden Prabowo juga meminta laporan terkait upaya pengembangan perguruan tinggi negeri (PTN) agar mampu meningkatkan peringkat universitas Indonesia di tingkat dunia.

Presiden juga mendorong perguruan tinggi di Indonesia memperluas kerja sama akademik dengan universitas-universitas terkemuka di dunia.

Bahas Geopolitik Timur Tengah

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah yang dinilai memiliki dampak terhadap dinamika global.

Pemerintah memandang perkembangan kawasan tersebut perlu terus dipantau karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan politik internasional.

Selain itu, rapat juga membahas perkembangan program pendidikan mahasiswa asal Palestina di Indonesia.

Program tersebut telah berjalan sejak tahun 2022, ketika Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Saat itu, pemerintah Indonesia mengundang sekitar 20 hingga 40 pelajar Palestina untuk menempuh pendidikan di Indonesia.

Kini, jumlah mahasiswa Palestina yang mengikuti program pendidikan tersebut telah meningkat hingga hampir 200 orang.

Persiapan Mudik Lebaran Ikut Dibahas

Selain isu pendidikan dan geopolitik, Presiden Prabowo juga meminta laporan mengenai kesiapan pengamanan serta kelancaran arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Hal tersebut menjadi perhatian pemerintah mengingat waktu menuju Lebaran diperkirakan tinggal sekitar 10 hari lagi, sehingga berbagai persiapan harus dilakukan secara matang.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya:

  • Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto

  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin

  • Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan

  • Rektor Universitas Pertahanan

  • Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan berbagai program strategis nasional berjalan sesuai rencana, sekaligus merespons perkembangan situasi global yang dinamis. (*)