Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWS

Prabowo Setujui Paket Stimulus Lebaran 2026: Diskon Transportasi hingga 30% dan Bansos Pangan Rp11,92 Triliun

40
×

Prabowo Setujui Paket Stimulus Lebaran 2026: Diskon Transportasi hingga 30% dan Bansos Pangan Rp11,92 Triliun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Presiden Prabowo Subianto menyetujui paket insentif transportasi dan bantuan pangan untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026.

Persetujuan tersebut diberikan setelah Presiden menerima laporan komprehensif terkait stimulus ekonomi yang disiapkan pemerintah dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, kebijakan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas konsumsi domestik di momentum hari raya.

“Dilaporkan kepada Bapak Presiden terkait apa yang diumumkan kemarin di Stasiun Gambir,” ujar Airlangga kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan.

Diskon Transportasi dan Subsidi Tol

Fokus utama paket stimulus Lebaran 2026 adalah intervensi harga transportasi guna menekan biaya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik.

Berdasarkan paparan pemerintah:

  • Diskon tiket kereta api sebesar 30%

  • Diskon angkutan laut sebesar 30%

  • Subsidi penyeberangan hingga 100%

  • Penyesuaian harga tiket pesawat dengan proyeksi penurunan 17–18% dibanding tahun sebelumnya

Total estimasi anggaran untuk subsidi transportasi dan diskon tarif tol mencapai Rp911,16 miliar.

“Porsi APBN sebesar Rp639,86 miliar dan non-APBN sebesar Rp271,3 miliar,” jelas Airlangga.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus menjaga perputaran ekonomi daerah selama periode mudik Lebaran.

Bantuan Pangan untuk 35,04 Juta KPM

Selain transportasi, pemerintah juga mempercepat penyaluran bantuan pangan guna mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok.

Program tersebut menyasar 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM) kategori desil 1 hingga 4. Setiap keluarga akan menerima:

  • 10 kilogram beras

  • 2 liter minyak goreng

Program bantuan pangan ini menelan anggaran sebesar Rp11,92 triliun yang bersumber dari APBN.

“Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat menjaga kelancaran logistik,” tegas Airlangga.

Distribusi yang tepat sasaran dan efisien menjadi kunci agar bantuan benar-benar diterima kelompok masyarakat rentan tanpa hambatan di lapangan.

Jaga Inflasi dan Stabilitas Konsumsi

Melalui kombinasi insentif transportasi dan jaring pengaman sosial, pemerintah menargetkan inflasi tetap terkendali serta konsumsi rumah tangga tetap terjaga selama momentum Lebaran 2026.

Stimulus ini juga diharapkan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui peningkatan aktivitas mudik, perdagangan, dan konsumsi masyarakat di daerah.

Kebijakan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika harga dan kebutuhan jelang hari raya. *

Example 300250