Site icon Sentra Pos

Prabowo Subianto: Anak Petani Harus Bisa Kuliah Tinggi, Jadi Insinyur hingga Jenderal

Karawang | Sentrapos.co.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan mimpi besarnya agar anak-anak petani Indonesia dapat mengenyam pendidikan tinggi dan memiliki masa depan gemilang, mulai dari menjadi insinyur hingga jenderal. Hal tersebut disampaikan dalam acara Panen Raya dan Deklarasi Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Presiden menegaskan, kesejahteraan petani tidak boleh berhenti pada peningkatan produksi pangan semata. Lebih dari itu, masa depan generasi penerus petani harus menjadi tujuan utama pembangunan sektor pertanian nasional.

“Saya ingin anak-anak petani bisa sekolah tinggi. Bisa jadi insinyur, bisa jadi jenderal,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para petani dan tamu undangan.

Menurut Presiden, mimpi tersebut telah lama ia simpan sebagai bentuk penghargaan atas jasa besar petani bagi bangsa dan negara. Ia menyebut petani sebagai kelompok masyarakat yang setia kepada Indonesia sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini.

“Petani adalah tulang punggung bangsa. Mereka menjaga ketahanan pangan nasional dan setia kepada negara sejak dulu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyemangati anak-anak petani agar tidak ragu bermimpi besar, serta tidak menjadikan latar belakang keluarga sebagai penghalang untuk meraih kesuksesan.

Sebagai contoh nyata, Presiden menyebut Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang berasal dari keluarga petani.

“Seperti sekarang itu Menteri Pertanianmu anaknya petani, Wakil Menteri Pertanianmu anaknya petani. Mereka ini petani asli,” kata Presiden disambut tepuk tangan hadirin.

Selain mendorong pendidikan anak petani, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya menurunkan harga pangan, pupuk, dan benih agar beban petani dan masyarakat semakin ringan. Ia menegaskan akan terus bekerja keras agar kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada kesejahteraan rakyat.

“Saya ingin jadi Presiden dengan prestasi harga-harga pangan turun, harga pupuk turun, harga benih turun. Untuk rakyat di semua bidang,” pungkasnya.

Pernyataan Presiden tersebut menegaskan arah kebijakan pemerintah yang tidak hanya mengejar swasembada pangan, tetapi juga membangun keadilan sosial dan mobilitas pendidikan bagi keluarga petani sebagai fondasi Indonesia maju. (*)

Exit mobile version