Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISNASIONALPERISTIWA

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Dijaga Maksimal 3 Persen, Pemerintah Siapkan Strategi Energi dan Pangan

75
×

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Dijaga Maksimal 3 Persen, Pemerintah Siapkan Strategi Energi dan Pangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan terus menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap berada dalam batas aman sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Presiden menekankan bahwa batas maksimal defisit anggaran telah ditetapkan sebesar tiga persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

“Kita berharap selalu menjaga agar defisit kita tidak bertambah. Bahkan cita-cita kita adalah, kalau bisa, kita tidak memiliki defisit,” ujar Presiden Prabowo, Jumat (13/3/2026).

Pemerintah Jaga Ketahanan Fiskal

Presiden menjelaskan pemerintah terus berupaya memastikan penerimaan negara mampu menutup kebutuhan belanja negara, sehingga ketahanan fiskal nasional dapat terjaga secara berkelanjutan.

Menurutnya, disiplin fiskal menjadi salah satu kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

Konflik Timur Tengah Pengaruhi Harga Energi

Presiden juga menanggapi kekhawatiran sejumlah pihak mengenai kemungkinan pelebaran defisit anggaran yang dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah.

Situasi geopolitik global tersebut dinilai berpotensi berdampak terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) serta komoditas pangan.

Namun demikian, pemerintah menilai kondisi tersebut masih dapat dikendalikan melalui berbagai langkah strategis yang telah disiapkan.

“Kita, alhamdulillah, sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar. Untuk BBM sebenarnya kita sudah memiliki rencana-rencana, dan ini akan kita akselerasi,” kata Presiden.

Dorong Energi Alternatif

Dalam menghadapi potensi tekanan energi global, pemerintah juga mendorong pengembangan energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak.

Beberapa sumber energi yang sedang dikembangkan antara lain bioetanol dan biofuel yang berasal dari sumber daya alam domestik.

Presiden menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.

Pemerintah Dorong Penghematan BBM

Meski ketahanan energi nasional dinilai masih dalam kondisi aman, Presiden menegaskan bahwa upaya penghematan konsumsi BBM tetap perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi.

“Tentunya kita juga harus melakukan langkah-langkah proaktif, artinya kita perlu melakukan penghematan konsumsi BBM. Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun yang terjadi kita akan selalu aman,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan bahwa pemerintah bersyukur kondisi energi nasional saat ini relatif stabil, namun masyarakat tetap perlu berperan dalam menjaga efisiensi penggunaan energi.

“Kita bersyukur saat ini aman, tetapi tetap harus ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM,” kata Presiden.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan fiskal dan energi nasional, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.

(*)