Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWA

Prabowo Tegur Menteri Jelang Lebaran: Open House Jangan Bermewah-mewahan, Harus Beri Contoh ke Rakyat

80
×

Prabowo Tegur Menteri Jelang Lebaran: Open House Jangan Bermewah-mewahan, Harus Beri Contoh ke Rakyat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran menteri di Kabinet Merah Putih agar tidak menggelar open house Lebaran secara berlebihan atau bermewah-mewahan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Prabowo menegaskan, para pejabat negara harus mampu memberikan teladan kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi sebagian rakyat yang masih menghadapi kesulitan akibat berbagai bencana di sejumlah daerah.

“Kita juga harus memberi contoh. Open house atau apa jangan terlalu mewah-mewahan,” tegas Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Menurut Prabowo, sikap sederhana dari para pejabat pemerintah penting untuk menunjukkan empati kepada masyarakat yang tengah menghadapi berbagai tantangan ekonomi maupun dampak bencana.

Namun demikian, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang sepenuhnya kegiatan open house Lebaran yang biasanya digelar pejabat negara. Kegiatan tersebut dinilai tetap memiliki dampak positif bagi pergerakan ekonomi masyarakat.

“Saudara kita di daerah bencana dan suasana ini kita kasih contoh ke rakyat, tapi kita juga jangan total menutup semua acara. Kalau tidak, ekonomi kita juga tidak jalan,” ujarnya.

Presiden menekankan bahwa kegiatan open house tetap dapat dilaksanakan secara sederhana, wajar, dan tidak berlebihan, sehingga tetap menjaga nilai kebersamaan tanpa menimbulkan kesan kemewahan di tengah kondisi masyarakat.

Sementara itu, hingga saat ini pemerintah belum menetapkan tanggal resmi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Penetapan tersebut akan diputuskan melalui sidang isbat oleh pemerintah.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, libur Lebaran diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026.

Di sisi lain, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan tanggal Idulfitri. Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) 1447 H, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idulfitri 2026 jatuh pada 20 Maret 2026.

Perbedaan potensi penetapan tanggal Lebaran ini masih menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat yang akan digelar menjelang akhir Ramadan.

(*)

Example 300250