Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BIROKRASIPERISTIWA

Pramono Anung Wajibkan Gedung 4 Lantai ke Atas Terhubung CCTV Pemprov, Jakarta Menuju Kota Super Terintegrasi

38
×

Pramono Anung Wajibkan Gedung 4 Lantai ke Atas Terhubung CCTV Pemprov, Jakarta Menuju Kota Super Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah tegas dalam memperkuat sistem keamanan kota. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mewajibkan seluruh gedung dengan lebih dari empat lantai untuk terhubung dengan sistem kamera pengawas (CCTV) milik Pemprov.

Kebijakan ini bertujuan menciptakan sistem pengawasan kota yang terintegrasi serta meningkatkan respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

“Gedung-gedung yang lantainya lebih dari empat akan dikoneksikan dengan CCTV yang dikelola Pemerintah DKI Jakarta, sehingga Jakarta menjadi terintegrasi,” ujar Pramono, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, integrasi CCTV merupakan bagian dari upaya modernisasi sistem keamanan berbasis teknologi. Dengan sistem ini, pemerintah dapat memantau kondisi kota secara real-time dan lebih efektif.

Pemanfaatan CCTV terintegrasi ini tidak hanya untuk pengawasan kriminalitas, tetapi juga mendukung penanganan kondisi darurat hingga pengelolaan lalu lintas.

Tak hanya gedung tinggi, Pemprov DKI juga akan memperluas pemasangan CCTV hingga ke tingkat kelurahan.

“Untuk kelurahan dan wilayah permukiman, tetap akan kita pasang CCTV agar pengawasan merata,” tegasnya.

Program ini merupakan bagian dari janji kampanye Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dalam membangun sistem keamanan berbasis teknologi di ibu kota.

Sebagai bagian dari implementasi, Pemprov menargetkan pemasangan CCTV di 30.000 titik di seluruh wilayah Jakarta, khususnya di kawasan permukiman warga.

Program ambisius ini akan dilaksanakan secara bertahap dengan total anggaran mencapai Rp380 miliar.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat pengawasan kota secara menyeluruh di era digital. (*)


Poin Utama Berita

  • Pemprov DKI wajibkan gedung di atas 4 lantai terhubung CCTV
  • Kebijakan untuk ciptakan sistem keamanan terintegrasi
  • CCTV digunakan untuk pantau kriminalitas, darurat, dan lalu lintas
  • Program diperluas hingga kelurahan dan permukiman warga
  • Target pemasangan 30.000 titik CCTV di Jakarta
  • Anggaran mencapai Rp380 miliar, dilakukan bertahap
  • Bagian dari janji kampanye Pramono Anung – Rano Karno